Siklon Tropis Maila Bergerak Lambat Sembari Menguat di Laut Solomon

Siklon tropis (Tropical Cyclone) Maila di Laut Solomon, pada Senin (4/4) pagi. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Siklon Tropis (Tropical Cyclone) Maila bergerak lambat sembari menguat di Laut Solomon, Samudra Pasifik Selatan bagian barat, pada Senin (6/4) pagi.

Saat ini sistem dengan jarak 577 km di barat Honiara, 460 km timur-timur laut Alotau dan 815 km timur Port Moresby Papua New Guinea.

Maila dengan intensitas kategori 3 pada skala siklon tropis Australia mengemas “angin kencang di dekat pusat badai 120 kilometer per jam dengan hembusan angin hingga 165 kilometer per jam,” kata Biro Meteorologi (Bureau of Meteorology, BOM) Australia, dalam bulletin informasi yang dikeluarkan Minggu (5/4) pukul 22.00 waktu setempat.

Pergerakan Siklon Tropis Parah Maila (37U) yang lambat di Laut Solomon diperkirakan hingga pertengahan pekan depan.

Selanjutnya, diperkirakan sistem ini akan mulai bergerak ke arah barat daya.

Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) mengatakan Maila adalah sistem yang berbahaya. Bahaya yang mungkin terjadi meliputi angin kencang yang merusak, curah hujan lebat, gelombang badai, laut yang bergelombang, serta dampak ikutan berupa tanah longsor, dan banjir bandang.

Maila terletak 1272 km timur laut Cairns, Australia, dan telah bergerak ke arah timur-tenggara dengan kecepatan 4 km per jam (2 knot) selama 6 jam terakhir, kata JTWC.

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 6,7 meter (22 kaki).

Maila mempertahankan gerakan yang hampir stasioner selama 12 jam terakhir dan tetap terjebak dalam lingkungan pengarah yang saling bersaing.

Prakiraan menunjukkan pergerakan lambat ke arah timur selama 36 jam ke depan, kemudian berbelok ke utara dalam 2 hari.

Namun, kata JTWC, jalur pergerakannya akan sangat tidak menentu dan sangat tidak pasti, meskipun sistem tersebut diperkirakan akan tetap berada di area yang cukup kecil selama 2 hari ke depan.

Exit mobile version