Sabtu, Agustus 29, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Siklon Tropis Maila Terbentuk di Laut Solomon

redaksi
4 April 2026
Kategori : Berita
0
Siklon Tropis Maila Terbentuk di Laut Solomon

Siklon Tropis Maila terbentuk di Laut Solomon, pada Sabtu (4/4) malam. GAMBAR: BUREAU OF METEOROLOGY AUSTRALIA

Darilaut – Siklon Tropis (Tropical Cyclone) Maila terbentuk di Laut Solomon, pada Sabtu (4/4) malam. Sistem ini begerak ke barat dengan kecepatan 7 kilometer per jam.

Angin kencang di dekat pusat badai 75 kilometer per jam dengan hembusan angin hingga 100 kilometer per jam, kata Biro Meteorologi (Bureau of Meteorology, BOM) Australia dalam buletin informasi yang dikeluarkan Sabtu pukul 22.00 waktu setempat.

Dengan intensitas kategori 1, Maila berjarak 580 kilometer sebelah barat Honiara dan 830 kilometer sebelah timur Port Moresby.

Siklon Tropis Maila (37U) terbentuk karena lingkungan secara umum sangat mendukung untuk perkembangan lebih lanjut.

Biro Meteorologi memperkirakan Maila akan menjadi siklon tropis parah pada Minggu (5/4) malam atau Senin (6/4) pagi.

Sistem diperkirakan akan bergerak lambat di Laut Solomon hingga pertengahan minggu depan. Selajutnya, diperkirakan akan mulai bergerak ke arah barat daya.

Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) mengatakan Maila bergerak dengan kecepatan 11 km/jam (6 knot) selama 6 jam terakhir.

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 4,9 meter (16 kaki).

Sistem ini hampir stasioner di Laut Solomon. Arah lintasan sebenarnya dari Maila sangat tidak menentu karena pengarah yang saling bersaing.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Bureau of Meteorology AustraliaJTWCLaut SolomonSiklon Tropis Maila
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Gempa Kuat M6,2 Guncang Sangihe dan Talaud, Sulawesi Utara

Next Post

Gempa di Barat Laut Pulau Karatung Berasosiasi Dengan Penunjaman Lempeng Filipina

Postingan Terkait

Mekanisme Peristiwa Bencana Luar Biasa di Perbatasan Nepal-Tibet Berbeda dengan Jebolnya Danau Glasial

Mekanisme Peristiwa Bencana Luar Biasa di Perbatasan Nepal-Tibet Berbeda dengan Jebolnya Danau Glasial

29 Agustus 2026
Banjir Mematikan di Himalaya: Struktur Es Berubah, Gletser Runtuh dan Lereng Gunung Ambruk

Banjir Mematikan di Himalaya: Struktur Es Berubah, Gletser Runtuh dan Lereng Gunung Ambruk

29 Agustus 2026

Ilmuwan Sedang Menyelidiki Apakah Tragedi Banjir Dahsyat di Nepal Dipicu Longsoran Es dan Batuan

Uji Coba Nuklir Telah Dilakukan Lebih Dari 2.000 Kali

Uji Coba Nuklir Tidak Membuktikan Kekuatan

Teknik Sipil UNG Raih Akreditasi Unggul

Fakultas Ilmu Pendidikan UNG Perluas Akses Pendidikan di Bolaang Mongondow Utara

5 Orang Tewas dan 558 Hilang di Tibet Akibat Dampak Luar Biasa Bencana Ekosistem Pegunungan Himalaya

Next Post
Gempa Kuat M6,2 Guncang Sangihe dan Talaud, Sulawesi Utara

Gempa di Barat Laut Pulau Karatung Berasosiasi Dengan Penunjaman Lempeng Filipina

TERBARU

Mekanisme Peristiwa Bencana Luar Biasa di Perbatasan Nepal-Tibet Berbeda dengan Jebolnya Danau Glasial

Banjir Mematikan di Himalaya: Struktur Es Berubah, Gletser Runtuh dan Lereng Gunung Ambruk

Ilmuwan Sedang Menyelidiki Apakah Tragedi Banjir Dahsyat di Nepal Dipicu Longsoran Es dan Batuan

Uji Coba Nuklir Telah Dilakukan Lebih Dari 2.000 Kali

Uji Coba Nuklir Tidak Membuktikan Kekuatan

Teknik Sipil UNG Raih Akreditasi Unggul

AmsiNews

REKOMENDASI

Komunitas Pers Menolak Draf RUU Penyiaran

Ragam Manfaat Kacang Sacha Inchi yang Dikembangkan Mahasiswa UNG dan UNS

Guru Besar Universitas Atmajaya Yogyakarta: Isu Biodiversitas Belum Banyak Diangkat Media

Belum Diketahui Penyebab Pasti Pesawat Sam Air Kecelakaan di Pohuwato

1.984 Calon Mahasiswa Lolos SNBP 2026 di UNG

Musibah Kecelakaan Laut di Teluk Tomini, Gubernur Gorontalo Minta Basarnas Cari Nakhoda yang Hilang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.