Rabu, Oktober 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Siklon Tropis Maila Masih Bergerak Lambat di Laut Solomon

redaksi
7 April 2026
Kategori : Berita
0
Siklon Tropis Maila Masih Bergerak Lambat di Laut Solomon

Siklon tropis Maila di Laut Solomon, pada Selasa (7/4) pagi. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Siklon Tropis (Tropical Cyclone) Maila masih bergerak lambat di Laut Solomon, pada Selasa (7/4) pagi.

Saat ini Maila dengan jarak 448 km barat Honiara dan 597 km timur-timur laut Alotau

Dengan intensitas kategori 3  pada skala siklon tropis Australia, sstem ini mengemas angin kencang di dekat pusat badai 150 kilometer per jam dengan embusan angin hingga 205 kilometer per jam.

Biro Meteorologi (Bureau of Meteorology, BOM) Australia memperkirakan Siklon Tropis Parah Maila di Laut Solomon akan bergerak menuju pantai Queensland Utara Jauh pada akhir pekan ini.

Maila terletak 1319 km timur laut Cairns, Australia, dan telah bergerak ke arah timur dengan kecepatan 4 km per jam (2 knot) selama 6 jam terakhir, kata Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC).

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 9,8 meter (32 kaki).

Intensitas puncak Maila ini diperkirakan 185–195 km per jam (100–105 knot) dalam 12 jam, sebelum air yang jauh lebih dingin naik ke permukaan dan memutus sumber energi untuk sistem tersebut.

Fase pelemahan yang cukup cepat dimulai segera setelah 12 jam, mengurangi kecepatan sistem menjadi 140 km per jam (75 knot) atau berpotensi lebih rendah dalam 2 hari.

Prakiraan JTWC menunjukkan puncak kedua dengan kecepatan 165 km per jam (90 knot), tetapi seberapa kuat sistem tersebut selama fase penguatan kembali bergantung pada fase pelemahan.

Tags: Bureau of Meteorology AustraliaJTWCLaut SolomonSiklon Tropis Maila
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Siklon Tropis Vaianu Menguat di Dekat Suva

Next Post

Sudah Dua Hari Paus Biru Melintas di Perairan Gorontalo

Postingan Terkait

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

14 Oktober 2026
Anomali Suhu Permukaan Laut Mencerminkan El Niño Berkembang Pesat

Pemanasan di Pasifik khatulistiwa Diprediksi Akan Tetap Berada di Atas Ambang Batas El Niño

14 Oktober 2026

Pasifik Khatulistiwa Bagian Barat di Utara Indonesia Titik Awal Siklus El Nino

Fenomena El Nino-Southern Oscillation Erat Kaitannya dengan Arus Lintas Indonesia

Bibit Siklon Tropis 96W Berada di Dekat Mikronesia

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

Sejumlah Mahasiswa UNG Juara Kompetisi Nasional

Anomali Kondisi Suhu di Seluruh Dunia

Next Post
Sudah Dua Hari Paus Biru Melintas di Perairan Gorontalo

Sudah Dua Hari Paus Biru Melintas di Perairan Gorontalo

TERBARU

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

Pemanasan di Pasifik khatulistiwa Diprediksi Akan Tetap Berada di Atas Ambang Batas El Niño

Pasifik Khatulistiwa Bagian Barat di Utara Indonesia Titik Awal Siklus El Nino

Fenomena El Nino-Southern Oscillation Erat Kaitannya dengan Arus Lintas Indonesia

Bibit Siklon Tropis 96W Berada di Dekat Mikronesia

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

AmsiNews

REKOMENDASI

Mengungkap Cahaya Misterius di Selatan Jawa, Samudera Hindia

Fakultas Sastra dan Budaya UNG Akan Menggelar Cross Cultural Understanding

Stop Penggunaan Merkuri di Tambang

Juru Mudi KM Bone I Hilang Antara Pulau Bidadari dan Pulau Ayer

Depresi Tropis Akan Menguat di Laut Cina Selatan

Tug Boat Fortunisius 101 Tenggelam di Perairan Pulau Bunyu

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.