Darilaut – Siklon Tropis Mitchell telah mendarat di pantai dan terus ke pedalaman wilayah Gascoyne Australia Barat, pada Selasa (10/2) dini hari. Setelah pendaratan Mitchell terus melemah.
Eks Siklon Tropis Mitchell (21U) telah melintasi pantai Gascoyne dan melemah di bawah kekuatan siklon tropis saat bergerak ke daratan, kata Biro Meteorologi (Bureau of Meteorology – BOM) Australia, Selasa.
Dalam buletin informasi Biro Meteorologi pukul 02.00 waktu setempat, sistem dengan intensitas tekanan tropis mengemas angin kencang di dekat pusat mencapai 65 kilometer per jam dengan embusan angin hingga 95 kilometer per jam.
Lokasi berada 160 kilometer selatan tenggara Carnarvon dan 100 kilometer timur tenggara Denham.
Eks Siklon Tropis Mitchell (21U) bergerak ke selatan tenggara dengan kecepatan 20 kilometer per jam.
Melintasi pantai Gascoyne pada pukul 01.00 Selasa pagi, di sebelah timur Shark Bay, kata Biro Meteorologi.
Biro Meteorologi memperkirakan sistem akan melemah lebih lanjut saat bergerak ke tenggara melalui daratan di Selatan Gascoyne selama hari Selasa, membawa hujan lebat dan angin kencang.
Mitchell telah bergerak ke arah selatan-tenggara dengan kecepatan 17 km per jam (9 knot) selama 6 jam terakhir, kata Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC). Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 5,5 meter (18 kaki).
Menurut JTWC berdasarkan analisis radar citra inframerah menunjukkan pusaran yang terpisah, dengan rotasi tingkat atas sudah berada di bagian selatan Shark Bay, sementara pusat sirkulasi tingkat rendah (LLCC) terletak tepat di selatan Carnarvon, Australia.
Data radar animasi menunjukkan LLCC kecil yang membentang di sepanjang garis pantai barat daya Callagiddy, bergerak ke arah tenggara di sepanjang pantai timur Shark Bay.
Mitchell akan terus bergerak ke arah tenggara, membentang di sepanjang garis pantai selama beberapa jam berikutnya sebelum bergerak lebih jauh ke pedalaman ke posisi timur laut Geraldton dalam 12 jam.
Kondisi lingkungan sudah tidak menguntungkan, dan sistem akan melemah dengan cepat dalam 12 jam ke depan karena peningkatan geser angin menyebabkan pemisahan pusaran angin yang cepat dan efek gesekan mengurangi kecepatan angin di sekitar pusaran angin tingkat bawah, menurut JTWC.
