Selain itu, hujan lebat dapat menyebabkan banjir bandang, serta kondisi pasang surut dan gelombang laut.
Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) mengatakan Narelle telah bergerak ke arah barat dengan kecepatan 17 km per jam (9 knot) selama 6 jam terakhir.
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 5,5 meter (18 kaki), kata JTWC.
Narelle diperkirakan akan bergerak ke arah barat menuju Semenanjung Cape York.
Pendaratan awal diperkirakan akan terjadi sekitar 60 jam di sebelah timur Coen, Australia.
Menurut JTWC Narelle akan muncul di Teluk Carpentaria sekitar 3 hari lagi dan terus bergerak ke arah barat dengan pendaratan kedua diperkirakan akan terjadi sekitar 4 hari lagi di sekitar Groote Eylandt.
Dari segi intensitas, kata JTWC, Narelle diperkirakan akan mengalami intensifikasi cepat (RI) selama 2 hari ke depan hingga intensitas puncak sekitar 215 km per jam (115 knot) sebagai respons terhadap kondisi lingkungan yang menguntungkan.




