Singa Laut Panik, Inilah Suasana Ketika Paus Orca Berburu Mangsanya

Kawanan singa laut panik dan mendekati kapal nelayan di perairan Chili selatan, ketika paus orca mendekati mereka. POTONGAN VIDEO/ABC.NET.AU

Darilaut – Singa laut dalam jumlah banyak terlihat panik ketika paus pembunuh mendekati mereka. Burung-burung terlihat terbang di atas permukaan laut, singa laut berusaha untuk menghindar dengan mendekati kapal nelayan.

Melalui rekaman video berdurasi 1 menit 2 detik, Abc.net.au Rabu (16/6) melansir kejadian ini. Singa laut saling berebut untuk naik ke kapal ikan untuk menyingkir dari paus pembunuh yang sedang berburu itu.

Peristiwa rombongan singa laut berusaha menjauh dari sekawanan paus pembunuh terjadi di perairan Chili selatan. Suasana ini mengejutkan sejumlah nelayan karena singa laut berebut untuk naik ke kapal dalam jumlah banyak.

Nelayan bernama Antonio Zapata, mengatakan, meskipun perburuan oleh paus orca relatif umum di perairan, namun selama empat dekade tidak pernah mengalami hal serupa.

Dari rekaman ponsel nelayan, terlihat paus orca hanya beberapa meter saja. Ada yang mengibaskan ekornya, ada yang naik ke atas permukaan sambil menjatuhkan tubuhnya. Paus pembunuh lainnya tetap berenang mendekati singa laut yang panik.

Paus orca mendekati mangsanya, singa laut di perairan Chili selatan.

Saat kejadian, kapal Zapata sudah penuh dengan hasil tangkapan ikan sarden. Paus pembunuh berputar beberapa meter, mengibaskan ekornya sebelum bergerak untuk menangkap mangsanya.

“Mereka mencoba naik ke kapal dan kami harus menyebar diri di sekitar kapal untuk mencoba melepaskan mereka dengan tongkat karena tongkat yang naik membuat kami tenggelam,” katanya seperti dikutip dari Abc.net.au.

Para nelayan yang ada di kapal tidak bisa membuat singa laut untuk menjauh atau paus orca pergi.

Rekaman ponsel menunjukkan air di sekitar perahu penuh dengan singa laut yang meronta-ronta.
Meskipun 10 orang awak dapat terdengar bercanda tentang kesulitan saat itu, menurut Zapata, mereka benar-benar khawatir kapal akan rusak atau mereka bisa berakhir di air juga.

Menurut Zapata, ada banyak singa laut yang berada di lambung kapal. Hal ini membuat nelayan tidak bisa bergerak dengan leluasa. Ada kekhawatiran pula singa laut terjebak pada baling-baling kapal dan mematahkannya.

Para kru mencoba mendekati pulau terdekat dengan harapan singa laut bisa berlindung di sana. Namun paus pembunuh menghalangi mereka untuk mendekati pantai.

Saat perahu mendekati pelabuhan Talcahuano, kelompok paus pembunuh ini meninggalkan singa laut yang masih hidup. Singa laut tersebut berenang mencari perlindungan.

Ada beberapa singa laut datang bersama nelayan hingga pelabuhan karena tidak bisa menyingkirkan mereka.

Sumber: Abc.net.au

Exit mobile version