Terdapat peningkatan probabilitas curah hujan di atas normal yang membentang dari Semenanjung Arab, melalui Asia Tengah, hingga ke Asia Timur, khususnya di wilayah pesisir dan daerah sekitarnya di Asia Timur.
Di wilayah Afrika ekuatorial, kawasan Tanduk Afrika (Greater Horn of Africa) menunjukkan peningkatan probabilitas curah hujan di atas normal.
Sementara itu, terdapat peningkatan tipis dalam probabilitas curah hujan di bawah normal di sebelah selatan garis lintang 10°LS, yang mencakup sebagian wilayah Afrika bagian selatan.
Konsistensi model terkait perubahan probabilitas prakiraan di wilayah Afrika tergolong rendah hingga sedang.
Terdapat peningkatan probabilitas curah hujan di bawah normal yang mencakup wilayah selatan Amerika Tengah dan Karibia, yang didukung oleh konsistensi model yang tinggi. Di sebelah utaranya, terdapat peningkatan probabilitas curah hujan di atas normal di wilayah Amerika Utara bagian selatan garis lintang 45°LU.
Selain itu, terdapat peningkatan tipis probabilitas curah hujan di bawah normal di wilayah barat laut Amerika Utara, dengan tingkat konsistensi model yang tergolong rendah hingga sedang.
Di Amerika Selatan, peningkatan yang cukup kuat dalam probabilitas curah hujan di bawah normal terkonsentrasi di wilayah bagian utara dan meluas ke arah selatan hingga sekitar garis lintang 15°LS.



