Kamis, Juli 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mode dan Tekstil Memicu Krisis Sampah Global

redaksi
3 April 2025
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
Mode dan Tekstil Memicu Krisis Sampah Global

GAMBAR: UN (PBB)

Darilaut – Industri mode (fashion) salah satu sektor paling berpolusi di dunia, bertanggung jawab hingga delapan persen emisi gas rumah kaca global.

Mode telah mempercepat bencana lingkungan. Hal ini setara dengan satu truk sampah pakaian yang dibakar atau dikirim ke tempat pembuangan sampah setiap detik.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres menyerukan tindakan segera untuk mengekang dampak buruk industri tekstil terhadap planet ini.

Industri ini mengonsumsi air dalam jumlah besar – 215 triliun liter per tahun, setara dengan 86 juta kolam renang berukuran Olimpiade – dan mengandalkan ribuan bahan kimia, banyak di antaranya berbahaya bagi kesehatan manusia dan ekosistem.

Terlepas dari angka-angka yang mengejutkan ini, pakaian diproduksi dan dibuang pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Ini didorong oleh model bisnis yang memprioritaskan kecepatan dan sekali pakai daripada keberlanjutan.

Krisis Pakaian

Guterres memperingatkan bahwa krisis limbah dalam mode hanyalah gejala dari masalah global yang jauh lebih besar.

Manusia secara global menghasilkan lebih dari dua miliar ton sampah setiap tahun – cukup untuk membungkus planet ini 25 kali jika dikemas ke dalam kontainer pengiriman standar – mencemari tanah, udara, dan air, secara tidak proporsional mempengaruhi masyarakat termiskin.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Antonio GuterresFashionHari Internasional Nol SampahInternational Day of Zero WastePBB
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Hari Internasional Nol Sampah Berfokus pada Mode dan Tekstil

Next Post

Menyoroti Limbah Industri Mode dan Tekstil

Postingan Terkait

Solidaritas Jurnalis Bali Desak PN Denpasar Tolak Gugatan Perdata 4 Perusahaan Media

Solidaritas Jurnalis Bali Desak PN Denpasar Tolak Gugatan Perdata 4 Perusahaan Media

15 Juli 2026
Krisis Teluk Persia dan Selat Hormuz Berdampak pada Ketahanan Pangan di Seluruh Dunia

IMO Mengutuk Serangan Terhadap Pelaut di Selat Hormuz

15 Juli 2026

21 Penyu Hijau Selundupan di Bali Dilepas ke Habitat Aslinya

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Dingatkan Memberikan Solusi Bagi Masyarakat

448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Next Post
Menyoroti Limbah Industri Mode dan Tekstil

Menyoroti Limbah Industri Mode dan Tekstil

TERBARU

Solidaritas Jurnalis Bali Desak PN Denpasar Tolak Gugatan Perdata 4 Perusahaan Media

IMO Mengutuk Serangan Terhadap Pelaut di Selat Hormuz

21 Penyu Hijau Selundupan di Bali Dilepas ke Habitat Aslinya

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Dingatkan Memberikan Solusi Bagi Masyarakat

448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

AmsiNews

REKOMENDASI

Kongres IUCN, Komodo di Indonesia Terancam Punah

Analisis Pengurangan Risiko Bencana Gempa, Tsunami dan Likuefaksi di Sulawesi Tengah

Penyebab Gempa Banten Karena Penunjaman Lempeng Indo-Australia

Waspadai Gelombang Tinggi Dampak Siklon Tropis 99S

Kapal Ikan Filipina Ditangkap di Laut Sulawesi

Penggunaan Merkuri di Indonesia 13,94 –192,53 Ton/Tahun

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.