Pelatihan selama delapan minggu ini sangat berkesan dan telah meningkatkan kepercayaan diri saya untuk berkontribusi lebih besar bagi Gorontalo di masa depan, kata Chelsy.
Bukan hanya Chelsy yang merasakan hal serupa. Resti, siswi berprestasi SMKN 1 jurusan Manajemen Perkantoran dan Pelayanan Bisnis, juga berbagi harapan besar dari program pelatihan ini. Ia melihat bahwa kemampuan berbahasa Inggris menjadi bekal penting bagi masa depannya.
“Bahasa Inggris itu penting sekali, apalagi kalau nanti kita melamar kerja atau melanjutkan pendidikan. Cita-cita saya ingin bekerja di perusahaan yang ada di Gorontalo. Saya juga ingin berkomunikasi dengan lancar dengan orang-orang di luar negeri untuk menyerap ilmunya dan mungkin suatu hari bisa dimanfaatkan untuk berkontribusi terhadap kemajuan Gorontalo,” kata Resti.
Dengan pendekatan yang menyenangkan dan interaktif, para siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung mempraktikkan percakapan sehari-hari.
Program ini didesain secara khusus oleh Gorontalo English Care agar siswa tidak merasa terbebani dengan pembelajaran bahasa, melainkan menikmati prosesnya.
Dalam delapan sesi pelatihan, mereka dibimbing untuk lebih percaya diri berbicara dalam bahasa Inggris, yang diharapkan dapat menjadi bekal mereka di dunia kerja atau pendidikan tinggi.




