Terkait kuota, Prof. Eduart mengatakan tidak ada perubahan dari tahun 2025. Kuota ini penting untuk dipahami karena pada SNBP 2025 banyak timbul pertanyaan.
Jadi ketika mengumumkan hasil SNBT banyak orang tua menyampaikan ”PTN pelit sekali dengan kuota yang mengikuti SNBT 860 ribu sekian tetapi yang diterima tidak sampai 300 ribu” padahal kuotanya bisa diperbesar. ”Sekali lagi, ketika kita bicara kuota, kuota di PTN sudah ditentukan sejak awal,” ujarnya.
Keterbatasan infrastruktur, prasarana, dan tenaga dosen menjadi faktor penting pembatasan daya tampung, kata Prof. Eduart.
“Sekolah yang telah memiliki akun SNPMB tidak perlu melakukan registrasi akun baru, ini penting karena tahun kemarin terjadi dinamika luar biasa terkait SNBP,” kata Prof. Eduart.
”Ada sekolah yang mengeluh mulai dari gak sempat bikin akun. Jadi sekali lagi juga pada momen ini kita mengimbau kesungguhan, keseriusan dan supporting dari pihak sekolah untuk kita sama-sama mensukseskan proses SNBP khususnya.”
Sementara itu, lulusan gap year diwajibkan melakukan registrasi akun baru untuk mengikuti SNBT. Portal resmi SNPMB dapat diakses di portal.snpmb.id.

Jadwal registrasi akun juga telah diatur secara ketat. Terkait tanggal registrasi akun sekolah akan dibuka dari 5 Januari sampai 26 Januari. Dengan demikian, ada 21 hari untuk registrasi.




