Yogyakarta – Pemerintah daerah (Pemda) dituntut lebih pro aktif menyangkut optimalisasi pemanfaatan kapal perintis dan tol laut.
“Kerjasama dan kreativitas pemerintah daerah mutlak diperlukan dalam mendukung optimalisasi pemanfaatan kapal perintis dan kapal tol laut untuk mengangkut muatan hasil komoditi daerahnya agar muatan baliknya terisi optimal,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, R Agus H Purnomo, Minggu (24/3).
Menurut Agus, penyelenggaraan angkutan laut perintis dan tol laut harus dilakukan terpadu, sinergitas dan kolaborasi antar pusat dan daerah. Selain, harus jalan agar hasilnya bisa maksimal dan masyarakat dapat merasakan manfaat keberadaan angkutan laut perintis dan tol laut.
“Baik pemerintah pusat dan pemerintah daerah sudah ada tugasnya masing-masing. Sinergi dan kolaborasi pusat dan daerah menjadi penting ketika target yang ingin dicapai diperlukan kerjasama yang baik agar hasilnya bisa dinikmati masyarakat,” ujar Agus.
Dari hasil rapat kerja nasional (Rakornas) di Yogyakarta, menghasilkan kesepakatan yang dapat membawa penyelenggaraan angkutan laut perintis dan tol laut menjadi lebih baik lagi di tahun 2019 ini dan juga tahun-tahun yang akan datang, salah satunya adalah kerjasama dan kreativitas pemerintah daerah.
Kegiatan Rakornas Perintis dan Tol Laut 2019 berlangsung pada Kamis 21 sampai Sabtu 23 Maret. Tema Rakornas ini tentang “Penerapan Ship Management pada Kapal Milik Negara untuk Menjaga Pelayanan Publik Angkutan Penumpang dan Barang (Angkutan Perintis dan Tol Laut) di Indonesia”.
Rakornas dihadiri stakeholder dan pihak terkait, seperti perwakilan Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, pemerintah daerah dan asosiasi. Kegiatan ini telah ditutup Sabtu (23/3) oleh Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Ekonomi dan Investasi Transportasi, Wihana Kirana.
Dirjen Agus berharap ke depan penyelenggaraan angkutan laut perintis dan tol laut semakin baik. Penggunaan teknologi informasi untuk konsolidasi kargo juga harus dimanfaatkan, sehingga setiap tahun muatannya dapat terus meningkat.*
