Minggu, April 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Stok Ikan Tuna Mata Besar di Samudra Hindia Membaik, Kuota Jepang Akan Naik

redaksi
2 Mei 2025
Kategori : Berita
0
Stok Ikan Tuna Mata Besar di Samudra Hindia Membaik, Kuota Jepang Akan Naik

Ikan tuna mata besar (Bigeye tuna). GAMBAR: NHK

Darilaut – Stok ikan tuna mata besar (Big eye tuna) di Samudra Hindia terus membaik dan berada pada tingkat berkelanjutan.

Hal ini berdasarkan konferensi Komisi Tuna Samudra Hindia yang diadakan pada pertengahan April lalu di pulau Reunion Prancis, Samudra Hindia.

Anggota komisi membahas kuota untuk big eye, ikan tuna sirip kuning dan jenis tuna lainnya.

Melansir Nippon Hoso Kyokai (NHK) kuota Jepang untuk penangkapan ikan tuna mata besar di Samudra Hindia akan dinaikkan mulai tahun 2026 selama tiga tahun.

Proyeksi menunjukkan spesies tersebut berada pada tingkat berkelanjutan di Samudra Hindia.

Tuna mata besar sangat populer di Jepang. Spesies ini biasanya dimakan mentah sebagai sashimi.

Jepang menangkap lebih dari 28.000 ton pada tahun 2023. Lebih dari 3.500 ton berasal dari Samudra Hindia.

Kuota tahunan Jepang untuk tuna mata besar Samudra Hindia akan naik 15 persen menjadi 4.237 ton mulai tahun depan hingga 2028. Keputusan itu datang pada konferensi Komisi Tuna Samudra Hindia.

Komisi Tuna telah memberlakukan batasan penangkapan ikan tuna mata besar (Thunnus obesus) untuk negara dan wilayah yang berpartisipasi sejak tahun lalu untuk membendung penurunan stok.

Konferensi telah memutuskan untuk menaikkan kuota berdasarkan proyeksi yang menunjukkan populasi mata besar pada tingkat berkelanjutan di lautan yang berbatasan dengan India, Afrika, Indonesia, dan Australia.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Bigeye TunaHari Tuna SeduniaIkan tunaIkan Tuna Mata BesarJepangKuota Tunaperikanan tunaSamudra HindiaThunnus obesusWorld Tuna Day
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

World Tuna Day, Secercah Asa untuk Penangkapan Ikan Tuna yang Berkelanjutan

Next Post

Kuota Tangkapan Tiga Jenis Ikan Tuna Indonesia di Samudra Hindia Bertambah

Postingan Terkait

Daya Tampung UTBK – SNBT di Universitas Negeri Gorontalo 3063 Kursi

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

19 April 2026
Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

19 April 2026

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Next Post
Riwayat Nelayan Penangkap Ikan Tuna yang Beralih Dari BBM ke Gas

Kuota Tangkapan Tiga Jenis Ikan Tuna Indonesia di Samudra Hindia Bertambah

TERBARU

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

AmsiNews

REKOMENDASI

AMSI MengadakanTraining Literasi Berita di 10 Wilayah

Menlu Retno: OOC Akan Menghasilkan Komitmen Konkret

Siklon Tropis Taliah Masih Bergerak di Tenggara Kepulauan Cocos (Keeling)

Hari ini, World Orca Day

Melissa Badai Atlantik Terkuat yang Menghancurkan Jamaika dan Kepulauan Karibia, Sedikitnya 50 Orang Tewas

Setiap Kapal Penangkap Ikan Harus Miliki Dokumen Melaut

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.