Sejak 15 Mei, badan-badan PBB telah mendukung DRC dan negara tetangganya, Uganda, untuk menahan wabah yang disebabkan oleh strain Bundibugyo yang langka dari virus Ebola, yang belum ada obatnya.
Hingga Rabu, terdapat lebih dari 900 kasus yang diduga, 105 kasus yang dikonfirmasi, dan 10 kematian yang dikonfirmasi di DRC, sementara Uganda melaporkan tujuh kasus yang dikonfirmasi dan satu kematian.
Halaman 3 dari 3




