Selasa, Mei 26, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tekanan Terhadap Sumberdaya Air Tawar Meningkat

redaksi
27 Februari 2026
Kategori : Berita
0
Waspadai Musim Kemarau, Air Sangat Penting di Tengah Pandemi Virus Corona

Pengaturan distribusi air dan melakukan kampanye hemat air penting dilakukan untuk mengantisipasi dampak kekeringan akibat musim kemarau. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) menyebutkan tekanan terhadap sumber daya air tawar meningkat seiring permintaan di wilayah yang ditandai dengan kelangkaan.

Dalam laporan terbaru tersebut memberikan pembaruan tentang ketersediaan air terbarukan, yang mengacu pada jumlah air tawar yang diisi kembali setiap tahun di sungai dan akuifer melalui curah hujan.

Melansir UN News, ketersediaan air terbarukan per orang telah menurun sebesar tujuh persen dekade terakhir – dari 5.326 menjadi 5.719 meter kubik (m3), menurut Snapshot Data Air AQUASTAT 2025.

Wilayah seperti Afrika Utara, Asia Selatan, dan Asia Barat memiliki sumber daya air tawar per kapita terendah. Kuwait, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Yaman termasuk di antara negara-negara teratas dengan total air terbarukan terendah.

Beberapa wilayah juga telah mengalami peningkatan pengambilan air tawar dalam beberapa tahun terakhir, yang menambah tekanan pada cekungan sungai dan akuifer yang sudah tertekan.

Menurut laporan tersebut Afrika Utara mengalami peningkatan terbesar, dengan pengambilan air tawar meningkat sebesar 16 persen.

Sebagian besar pengambilan air secara global, hampir 70 persen, berasal dari sumber air permukaan, sementara 23 persen berasal dari air tanah.

Air Untuk Pertanian

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Air TanahEkosistem Air TawarFAO
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

AMSI Prihatin Perjanjian Perdagangan Terbaru antara Indonesia dan Amerika Serikat

Next Post

49 Mahasiswa Profesi Ners UNG Berikan Layanan Kesehatan

Postingan Terkait

Penyakit Diabetes Mengancam Usia Remaja

Penyakit Diabetes Mengancam Usia Remaja

25 Mei 2026
Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Kantogi Izin Pertambangan Rakyat di Pohuwato

Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Kantogi Izin Pertambangan Rakyat di Pohuwato

25 Mei 2026

Markhor, Kambing Liar Bertanduk Spiral yang Hampir Terancam Punah

Bibit Siklon Tropis 99W Berada di Utara Papua

Indonesia Masih Pemasok Bahan Mentah Hasil Laut

Hasil Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru SNBT 2026 Diumumkan Sore Ini

Laut Indonesia Bukan Sekadar Ruang Ekonomi

SDGs Center UNG Dukung Gerakan Pilah Sampah

Next Post
49 Mahasiswa Profesi Ners UNG Berikan Layanan Kesehatan

49 Mahasiswa Profesi Ners UNG Berikan Layanan Kesehatan

TERBARU

Penyakit Diabetes Mengancam Usia Remaja

Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Kantogi Izin Pertambangan Rakyat di Pohuwato

Markhor, Kambing Liar Bertanduk Spiral yang Hampir Terancam Punah

Bibit Siklon Tropis 99W Berada di Utara Papua

Indonesia Masih Pemasok Bahan Mentah Hasil Laut

Hasil Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru SNBT 2026 Diumumkan Sore Ini

AmsiNews

REKOMENDASI

La Nina Lemah di Samudra Pasifik

Bibit Siklon Tropis 93W Berkembang Dekat Natuna

Membatasi Informasi Berlebihan Baik Bagi Kesehatan Jiwa

Siklon Tropis Horacio Akan Menguat di Perairan Terbuka Samudra Hindia

Ini Daftar 10 Trayek Tol Laut Pelni Tahun 2022

Tim SAR Menemukan Bangkai Kapal Cahaya Arafah di Kedalaman 45 Meter

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.