Kamis, November 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Teknologi Penginderaan Jauh untuk Riset Kelautan

redaksi
5 Juli 2020
Kategori : Berita
0
Teknologi Penginderaan Jauh untuk Riset Kelautan

Riset kelautan. FOTO: DARILAUT.ID

Hafizt mengatakan, potensi kajian spasial cukup besar untuk menjawab fenomena kelautan di Indonesia yang merupakan negara maritim. Penginderaan jauh media citra satelit dapat dinilai sebagai teknologi yang efektif dan efisien dalam menghasilkan informasi.

Pengembangan riset yang berbasis teknologi penginderaan jauh pada area perairan dibutuhkan kolaborasi riset. Contoh terumbu karang, mangrove, fisik perairan/oseanografi, fitoplankton, dan sebagainya.

Kolaborasi riset dengan pendekatan spasial ini akan menghasilkan informasi yang lebih detail dan berbasis keruangan.

Menurut peneliti Pusat Penelitian Oseanografi LIPI, Bayu Prayudha, potensi penggunaan data penginderaan jauh atau sistem informasi geografi cukup besar manfaatnya untuk riset kelautan. Terutama untuk menjangkau wilayah-wilayah yang sulit dan membutuhkan kajian yang relatif cukup luas.

Hanya saja data penginderaan jauh banyak aspek yang harus digali untuk diintegrasikan dalam analisis sistem geografik sehingga diperoleh informasi baru. Namun, perlu aspek-aspek ilmiah, seperti tingkat ketelitian, akurasi, validitas hasil model yang dicapai dari penginderaan jauh perlu ada pembaharuan dalam riset berikutnya.

Berdasarkan kajian fitoplankton di Teluk Jakarta, Peneliti Pusat Penelitian Oseanografi LIPI, Sam Wouthuyzen mengatakan, studi pemanfaatan penginderaan jauh dan sistem informasi geografi perlu digunakan. Hal ini untuk menjelaskan fenomena-fenomena kematian ikan masal melalui pendekatan pemetaan fitoplakton.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: P2O LIPIRiset KelautanTeknologi Penginderaan Jauh
Bagikan45Tweet13KirimKirim
Previous Post

Kupu-kupu Laut Transparan

Next Post

Besok, Wisatawan ke Komodo Bisa Daftar Online

Postingan Terkait

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

5 November 2026
Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

4 November 2026

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Atlet Renang UNG Memboyong 5 Medali Emas Piala Gubernur Sulut 2026

Danau Koroneia di Yunani Utara Terus Menyusut

Sejarah World Tsunami Awareness Day, Edukasi Menyelamatkan Nyawa

Topan In-fa Terletak di Selatan Tokyo

Kearifan Lokal Smong Masuk Kurikulum Sekolah di Simeulue

Next Post
Besok, Wisatawan ke Komodo Bisa Daftar Online

Besok, Wisatawan ke Komodo Bisa Daftar Online

Komentar tentang post

TERBARU

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Atlet Renang UNG Memboyong 5 Medali Emas Piala Gubernur Sulut 2026

Danau Koroneia di Yunani Utara Terus Menyusut

Sejarah World Tsunami Awareness Day, Edukasi Menyelamatkan Nyawa

AmsiNews

REKOMENDASI

Taring Babirusa Jantan yang Menjadi “Tanduk”

Gunung Marapi Meletus, 28 Pendaki Belum Berhasil Turun

Perubahan Iklim Hasil Penggunaan Energi dan Lahan yang Tidak Berkelanjutan

Gunung Ibu Meletus, Masyarakat Dilarang Beraktivitas 2 km Dari Puncak

Topan Odette Menewaskan 208 Warga di Filipina

Bawa Hujan Lebat di Tokyo, Topan Jangmi Menjadi Siklon ekstratropis di Samudra Pasifik

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.