Terkait sustainable tourism, Prof E.K.S Harini Muntasib mengatakan, kondisi saat ini menjadi peluang dalam menerapkan konsep ekowisata atau sustainable tourism. Ini kesempatan kita untuk kembali ke ekowisata karena di dalam ekowisata itu, selain ekonominya, ekowisata juga mengedukasi masyarakat dalam konteks melindungi alam.
Di dalam ekowisata, kata Harini, perlu mengangkat local wisdom dengan menggandeng berbagai pihak seperti pemerintah daerah, masyarakat lokal dan industri wisata. Di new era ini, model tata kelola ekowisata berorientasi pada konsep destination management organization (DMO) yang telah dimodifikasi.
Menurut Prof Harini, nanti yang dijual itu paket-paket program interpretasi sehingga pengunjung ketika menuju suatu tempat itu tidak hanya bersenang-senang. Tetapi punya persepsi tentang resources wisata itu sendiri. Tetapi kita juga perlu memperhatikan aspek public safety supaya pengunjung bisa menikmati resource itu dengan aman.
Harini mengatakan, untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap keberlanjutan lingkungan, perlu dilakukan edukasi kepada masyarakat terutama kepada pengunjung. Di samping itu, konsep pengembangan ekowisata new era diperlukan instrumen, sistem insentif, enabling condition dan policy support bagi para pihak pelaku ekowisata.*





Komentar tentang post