Terombang-ambing di Lautan 3 ABK Sri Lanka Diselamatkan Nelayan Indonesia

Ilustrasi. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Tiga anak buah kapal (ABK) asal Sri Lanka yang terombang-ambing di lautan diselamatkan nelayan Indonesia yang sedang melaut untuk menangkap ikan.

Penyelamatan dilakukan nelayan KM Cahaya Putra Lestari yang dinakhodai kapten Tarjoko.

Ketiga ABK Sri Lanka masing-masing bernama Ithayarsan Chanturu, Anton Nevilstan, dan Alekkish Ajid Gihan Coors.

Bersama KM Cahaya Putra Lestari, mereka tiba di Pelabuhan Perikanan Samudra (PPS) Nizam Zachman, Jakarta, pada Kamis 29 Juni 2023.

Nelayan Indonesia menyelamatkan ABK tersebut di Samudera Hindia pada 18 Juni 2023.

Awalnya, nelayan Indonesia mengira ketiga ABK yang terombang-ambing di lautan itu tumpukan sampah yang mengambang dan banyak dijumpai di laut.

Begitu mengetahui tumpukan itu adalah puing-puing kapal beserta tiga ABK, Tarjoko dan nelayan lainnya tanpa pikir panjang memberikan pertolongan. Tiga ABK dalam kondisi lemah karena sudah berhari-hari terombang-ambing di laut lepas.

“Kasihan, kemanusiaan saja kami langsung membantu. Saya merasakan sebagai sama-sama pelaut, melihat orang begitu saya langsung kasihan,” kata Tarjoko.

Di laut, Tarjoko beserta nelayan di KM Cahaya Putra Lestari menangkap ikan tongkol dan cakalang di Samudera Hindia sejak tujuh bulan lalu. Kapal yang digunakan berukuran 196 Grosston.

Sesuai ketentuan internasional, kapal terdekat wajib memberikan pertolongan saat mengetahui adanya kecelakaan atau menemukan kru kapal di laut.

Kapal yang ditumpangi ABK Sri Lanka tersebut tenggelam akibat badai. Terdapat empat ABK di kapal perikanan Sri Lanka, namun satu korban hanyut.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengapresiasi aksi penyelamatan yang dilakukan nelayan Indonesia.

KKP langsung melakukan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan Kedutaan Besar Sri Lanka di Jakarta untuk pemulangan ketiga ABK ke negaranya.

“Hari ini kami melakukan serah terima ABK, yang alhamdulillah bisa diselamatkan oleh KM Cahaya Putra Lestari yang pada saat itu beroperasi di laut lepas,” kata Direktur Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan Ditjen Perikanan Tangkap KKP, Mochamad Idnillah di PPS Nizam Zachman, lokasi serah terima ABK dari pemerintah Indonesia ke Kedubes Sri Lanka, Jumat (30/6).

Indonesia dan Sri Lanka memiliki hubungan diplomatik yang sangat baik dan telah berlangsung selama 70 tahun. Sehingga dalam hal penanganan awak kapal ini mengedepankan nilai-nilai persahabatan dan kemanusiaan.

Dalam waktu sesegera mungkin kita akan lakukan repatriasi dengan teman-teman dari Kedubes Sri Lanka, Imigrasi, dan Kemenlu untuk segera memulangkan ABK ini, kata Idnillah.

Perwakilan Kedutaan Besar Sri Lanka Captain Chaminda menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah Indonesia dan nelayan di KM Cahaya Putra Lestari.

Pihaknya segera memproses dokumen perjalanan emergency untuk tiga ABK agar bisa segera dipulangkan ke Sri Lanka.

Setelah proses serah terima, tiga ABK Sri Lanka selanjutnya ditangani pihak Imigrasi untuk pengurusan kepulangan.

Exit mobile version