Sabtu, Oktober 3, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Topan Choi-wan Berada di Dekat Kepulauan Mariana Utara

redaksi
3 Oktober 2026
Kategori : Berita
0
Topan Choi-wan Berada di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Topan (typhoon) Choi-wan di dekat Kepulauan Mariana Utara, pada Sabtu (3/10) siang. GAMBAR: HIMAWARI

Tinggi gelombang signifikan maksimum mencapai 9,4 meter (31 kaki).

JTWC memperkirakan Choi-wan akan terus bergerak ke arah utara-timur laut selama 24 jam ke depan.

Dalam waktu 24 jam, punggungan subtropis ini diperkirakan akan mengubah orientasinya dan menjadi mekanisme pendorong utama, yang menyebabkan perubahan arah gerakan menjadi ke utara-barat laut.

Terkait intensitasnya, Choi-wan diperkirakan akan terus menguat hingga mencapai puncaknya pada kecepatan 215 km per jam (115 knot) dalam waktu 36 jam karena tetap berada dalam kondisi lingkungan yang mendukung.

Mulai hari ketiga, transisi ekstratropis (ETT) diperkirakan akan dimulai saat Choi-wan memasuki wilayah dengan suhu permukaan laut yang lebih dingin dan mendekati zona baroklinik, hingga akhirnya menyelesaikan proses ETT dalam waktu 4 hari.

Tren pelemahan yang stabil diperkirakan terjadi saat Choi-wan memasuki wilayah dengan kandungan panas laut yang lebih rendah (kurang dari 75 kJ per cm persegi) dan kehilangan saluran aliran keluar (outflow) ke arah khatulistiwa.

Wind shear (perbedaan kecepatan/arah angin) dan masuknya udara kering (dry air entrainment) yang diakibatkannya akan meningkat antara hari ketiga dan keempat seiring dimulainya ETT, yang memicu pelemahan lebih lanjut.

Namun, kata JTWC, Choi-wan diperkirakan tetap mempertahankan medan angin yang kuat dan luas saat menyelesaikan proses ETT tersebut.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: JMAJTWCKepulauan Mariana UtaraTopan Choi-wan
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan

Next Post

Perhitungan Terbaru Pola Hanyutan Korban Kapal Arupadhatu 1 yang Hilang di Selat Sunda

Postingan Terkait

Perhitungan Terbaru Pola Hanyutan Korban Kapal Arupadhatu 1 yang Hilang di Selat Sunda

Perhitungan Terbaru Pola Hanyutan Korban Kapal Arupadhatu 1 yang Hilang di Selat Sunda

3 Oktober 2026
Kondisi Cuaca di Indonesia Beragam, Sejumlah Wilayah Relatif Kering dan Lainnya Berpotensi Hujan Lokal

Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan

3 Oktober 2026

Kondisi Kering Tinggi Jumlah Titik Panas

Dua Tahun Wakil Gorontalo di Senayan

PANDI Inisiasi AI SIRT Tangani Abuse AI dan Bangun Analitik.id

Awal Oktober El Niño Sangat Kuat di Samudra Pasifik

Sidang MK Soal Keabsahan Syarat Pendidikan Gibran dan Pasal 18 Ayat (3) Tidak Ada Saat Uji Publik

Mahasiswa FMIPA UNG Raih Medali Emas Kompetisi Chemistry Education Innovation 2026

Next Post
Perhitungan Terbaru Pola Hanyutan Korban Kapal Arupadhatu 1 yang Hilang di Selat Sunda

Perhitungan Terbaru Pola Hanyutan Korban Kapal Arupadhatu 1 yang Hilang di Selat Sunda

TERBARU

Perhitungan Terbaru Pola Hanyutan Korban Kapal Arupadhatu 1 yang Hilang di Selat Sunda

Topan Choi-wan Berada di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan

Kondisi Kering Tinggi Jumlah Titik Panas

Dua Tahun Wakil Gorontalo di Senayan

PANDI Inisiasi AI SIRT Tangani Abuse AI dan Bangun Analitik.id

AmsiNews

REKOMENDASI

Gempa-Tsunami Palu, Patahan Daratan Menyilang ke Laut

BPPT Luncurkan AIS Kelas B

103 Menara Suar dan Rambu Suar Akan Dibangun dan Diganti

Kejadian Langka Saat Fenomena El Niño: Trio Siklon Tropis Beriringan di Pasifik Timur Laut

Mengarah ke Vietnam, Siklon Tropis di Laut Cina Selatan Akan Menguat Menjadi Topan

Kemenhub: Jangan Berlayar Bila Cuaca Buruk

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.