Pusat peramalan dan pengurangan bencana Laut Cina Selatan di bawah Kementerian Sumber Daya Alam telah mengeluarkan peringatan gelombang oranye pada Rabu (26/7) pukul 16.00. Doksuri diperkirakan akan menimbulkan gelombang setinggi 7 hingga 11 meter di Selat Bashi dan perairan timur laut, di Laut Cina Selatan hingga Kamis.
Otoritas lokal telah mengeluarkan informasi peringatan dini kepada public. Hal ini untuk memperingatkan kapal dan pekerja yang beroperasi di laut terdekat untuk kembali ke pelabuhan tepat waktu untuk berlindung.
Stasiun kereta api di kota Shantou di Guangdong akan menangguhkan beberapa layanan kereta berkecepatan tinggi dari Rabu hingga Minggu.
Pada hari Rabu, Provinsi Zhejiang di Cina timur mengaktifkan tanggap darurat Level-IV untuk topan tersebut.
Sejauh ini, 1.588 orang yang terlibat dalam budidaya laut di Zhejiang telah ke darat, dan 15.603 kapal penangkap ikan mencari perlindungan di pelabuhan.
Observatorium nasional Cina pada Rabu pagi juga telah mengeluarkan peringatan merah untuk Topan Doksuri, peringatan paling parah dalam sistem peringatan empat tingkatnya.
Topan ini kemungkinan besar akan mendarat di daerah pesisir kota Jinjiang di Provinsi Fujian, Cina timur dan daerah perbatasan provinsi Fujian dan Guangdong pada Jumat, kata Pusat Meteorologi Nasional.





Komentar tentang post