Topan Freddy Pecahkan Rekor Dunia Akumulasi Energi Siklon

Topan Freddy ketika mendarat untuk kedua kalinya di pantai Mozambik, Minggu (12/3). GAMBAR: SATELIT EUMETSAT

Darilaut – Sejumlah rekor dunia dipecahkan Topan Freddy yang melintasi Samudra Hindia, timur ke barat – dari selatan Nusa Tenggara, Indonesia ke Madagaskar dan Mozambik.

Minggu (12/3) pengamat dan ahli meteorologi mencatat topan Freddy memecahkan rekor akumulasi energi siklon atau accumulated cyclone energy (ACE) sebesar 86. Rekor sebelumnya dipegang Topan Ioke (2006) sebesar 85.

ACE adalah indeks yang digunakan untuk mengukur jumlah total energi angin yang terkait dengan siklon tropis selama masa hidupnya.

Pada 7 Maret, mengutip Earthobservatory.nasa.gov, ahli meteorologi yang melacak akumulasi energi siklon— dengan metrik yang menggabungkan intensitas dan durasi— mengatakan Freddy memiliki ACE sebesar 72.

Status ini masih berada di posisi kedua topan Ioke tahun 2006 di Pasifik tengah, yang memegang rekor dengan ACE 85.

Khususnya di Samudra Hindia, menurut National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), tidak ada siklon tropis lain yang teramati di bagian dunia ini yang melintasi Samudera Hindia dalam dua dekade terakhir.

Faktanya, ini salah satu dari empat sistem yang telah melintasi Samudera Hindia bagian selatan dari timur ke barat.

Freddy telah memegang rekor ACE sepanjang masa, dengan ukuran kekuatan badai dari waktu ke waktu, untuk Belahan Bumi Selatan, serta secara global.

Topan Freddy tercatat menghasilkan akumulasi energi siklon atau accumulated cyclone energy (ACE) sebesar 86, tertinggi dalam sejarah siklon tropis di seluruh dunia. GAMBAR: RILEY/TWITTER

Freddy telah menghasilkan sekitar 66 unit ACE, mengalahkan rekor sebelumnya yaitu 53 unit, yang sebelumnya dipegang oleh Topan Fantala pada tahun 2016.

Dua badai (hurricanes) Atlantik yang memiliki indeks ACE tinggi lainnya —Badai Three pada tahun 1899 (ACE: 73,6) dan Badai Ivan pada tahun 2004 (ACE: 70.4).

Freddy adalah siklon pertama tahun ini yang paling kuat, setara dengan badai Atlantik Kategori 5 di Skala Angin Badai Saffir Simpson dengan kecepatan angin berkelanjutan lebih dari 160 mph.

Menurut NASA, Freddy telah mencetak rekor memiliki akumulasi energi siklon (ACE) tertinggi dari badai belahan bumi selatan mana pun dalam sejarah.

Arsip Cuaca dan Iklim Ekstrim Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) memberikan perincian catatan untuk suhu, curah hujan, kecepatan angin, dan lainnya.

Penanggung jawab prakiraan siklon tropis di RSMC La Réunion, Sebastien Langlade, mengatakan rekor dunia atau tidak, Freddy akan tetap menjadi fenomena luar biasa untuk sejarah Samudra Hindia Barat Daya.

ACE Topan Freddy (2023) dan Hurricane (Typhoon) Ioke (2006. GAMBAR: MATTHEW CUYUGAN/TWITTER

Sejarah ini, kata Langlade, dalam banyak aspek: umur (durasi) panjang, jarak yang ditempuh, intensitas maksimum yang luar biasa, jumlah akumulasi energi siklon (ACE), dampak pada tanah berpenghuni.

“Tetapi perlu menunggu sampai sistem mengakhiri siklus hidupnya untuk membuat penilaian menyeluruh,” ujar Langlade.

Topan Freddy berkembang sebagai bibit siklon tropis sejak tanggal 3 Februari 2023 di selatan Jawa, kemudian ke timur laut dan berada di selatan Nusa Tenggara, Indonesia.

Freddy terbentuk dan mendapatkan penamaan dari Biro Meteorologi Australia (BOM) tanggal 6 Februari saat bergerak di Laut Timor, selatan Nusa Tenggara Timur, Indonesia.

Selanjutnya, Freddy mengambil arah ke barat daya atau di utara Port Hedland, Australia Barat. Setelah terbentuk sebagai siklon tropis –bergerak secara umum ke barat dan barat-barat daya, hingga ke Madagaskar, Mozambik dan Zimbabwe.

Di Zimbabwe ternyata Freddy tidak punah di daratan Afrika. Sistem ini hanya berputar dan kembali ke Mozambik, selanjutnya memasuki Alur Mozambik.

Freddy mendekati Toliara, Madagaskar kemudian melanjutkan jalur lintasannya ke barat laut, menuju pantai dan daratan Mozambik, pada Sabtu (11/3). Sistem ini mendarat di Mozambik pada hari Minggu.

Dalam perjalanan Topan Freddy sejak awal Februari sedikitnya 28 orang tewas di Mozambik dan Madagaskar. Jutaan orang terdampak siklon tropis ini.

Sumber: Public.wmo.int, OCHA/Reliefweb.int, Earthobservatory.nasa.gov, Darilaut.id dan Twitter

Exit mobile version