Darilaut – Pepohonan dan tiang listrik tumbang setelah Topan (Typhoon) Haikui melewati wilayah Taiwan, pada Minggu (3/9) sore dan malam.
Lebih dari 87 ribu rumah dan tempat usaha di Taiwan tanpa aliran listrik. Upaya pemulihan aliran listrik masih terus dilakukan di sejumlah lokasi yang mengalami kerusakan.
Focustaiwan.tw melaporkan lebih dari 6.800 orang telah dievakuasi ke tempat yang aman dari daerah pegunungan dan daerah berisiko tinggi lainnya di seluruh negeri.
Topan Haikui membawa angin kencang dan hujan deras. Angin kencang merobohkan pepohonan dan tiang-tiang listrik saat menerjang negara tersebut.
Melansir Nippon Hoso Kyokai (NHK) Empat orang dilaporkan terluka di Taiwan saat Topan Haikui melanda.
Korban termasuk dua orang di Hualien yang mengalami luka ringan ketika truk mereka tertimpa pohon tumbang.
Haikui adalah topan pertama yang melanda wilayah tersebut dalam empat tahun terakhir.
Pihak berwenang sangat waspada terhadap kemungkinan kerusakan karena dampak angin kencang dan hujan lebat kemungkinan akan terus berlanjut hingga Selasa.
Mengutip Focustaiwan.tw, pada Minggu pukul 19.00 waktu setempat sebanyak 35.926 rumah tangga dan bisnis masih mengalami pemadaman listrik akibat topan. Lebih dari setengah berada di wilayah timur Taitung.
Dari rumah dan tempat usaha yang terkena dampak, sekitar 6.400 berlokasi di Kabupaten Hualien, lebih dari 5.800 di Kaohsiung dan lebih dari 2.700 di Kabupaten Pingtung, menurut Taipower.
Sebanyak 87.374 rumah dan tempat usaha di Taiwan kehilangan aliran listrik pada hari Minggu. Sebanyak 51.448 di antaranya telah pulih listriknya pada pukul 7 malam, menurut Taipower.
Pada pukul 19.00, topan yang melanda pada pukul 15.40. di Taitung, bergerak ke arah barat-barat laut dengan kecepatan 9 kilometer per jam, disertai angin berkecepatan 144 km per jam dan hembusan angin hingga 180 kilometer per jam, menurut data Biro Cuaca Pusat (CWB).
Angin kencang telah menyebabkan kerusakan di seluruh negeri, dengan Taitung, Taipei, Taichung, Hualien, Yilan dan Pingtung melaporkan pohon atau tiang listrik tumbang.
Di Taitung, sebuah truk lemari es seberat 17 metrik ton terlempar ke samping di Jalan Siwei, sementara banyak papan nama tersebar di sepanjang jalan raya.
Tanah longsor dan batu runtuh dilaporkan terjadi di wilayah Hualien, Pingtung, Nantou, dan Yilan.
CWB mengatakan mata topan tersebut diperkirakan akan memasuki Selat Taiwan pada Minggu malam, namun badai tersebut kemungkinan akan terus berdampak pada Taiwan pada hari Senin dan Selasa.
Topan Haikui mendarat di pantai timur Taiwan, Minggu (3/9) sore. Haikui, topan yang sangat kuat, menghantam Taitung dan Donghe yang berhadapan langsung dengan Samudra Pasifik.
Biro Cuaca Pusat Taiwan (CWB) memperingatkan topan ini dengan kecepatan angin maksimum yang berkelanjutan di dekat pusat 40 meter per detik, hembusan 50 meter per detik.
Radius rata-rata lebih dari 15 meter per detik. Tekanan permukaan minimum 950 hPa (hektopaskal), kata CWB.
Sumber: Focustaiwan.tw, Nippon Hoso Kyokai (NHK) dan Central Weather Bureau (CWB)
