Topan Hinnamnor Menewaskan 2 Orang dan 10 Hilang di Korea Selatan

Gelombang laut disertai arus yang kuat di perairan Pohang pada Selasa 6 September 2022, setelah Topan Hinnamnor bergerak keluar dari wilayah tersebut. FOTO: YONHAP NEWS

Darilaut – Topan Hinnamnor yang mendekat dan mendarat 2,5 jam di Korea Selatan telah menewaskan dua orang warga dan 10 orang dinyatakan hilang, Selasa (6/9) siang.

Hinnamnor mendarat Geoje, kota yang berada di tenggara Provinsi Gyeongsang Selatan, pada pukul 04.50 pagi, waktu setempat. Selain Kota Geoje, jalur lintasan topan ini berada di pesisir Kota Busan dan Ulsan.

Kantor Berita Yonhap News (en.yna.co.kr) melaporkan delapan orang dilaporkan hilang dari garasi parkir bawah tanah yang terendam di Kota Pohang, kata para pejabat Selasa, sehingga jumlah korban akibat Topan Hinnamnor menjadi dua orang tewas dan 10 belum ditemukan.

Pejabat Kota Pohang mengatakan tujuh orang dilaporkan kehilangan kontak setelah memasuki tempat parkir bawah tanah yang terendam di sebuah gedung apartemen di kota itu sekitar pukul 06:30 pagi untuk memindahkan mobil mereka.

Tim penyelamat saat ini sedang melakukan operasi untuk mengeringkan garasi parkir dan menemukan yang hilang.

Seorang wanita berusia 66 tahun lainnya juga masih belum ditemukan setelah memasuki garasi parkir bawah tanah gedung apartemen lain di Pohang pada pagi hari, kata pejabat itu.

Dua wanita sebelumnya dilaporkan tewas setelah Topan Hinnamnor.

Wanita berusia 75 tahun tewas di Kota Pohang, menurut Markas Besar Penanggulangan Keselamatan.

Wanita ini hilang setelah tersapu air deras di jalan pada pukul 07.57 saat mengungsi bersama suami dan putrinya, dan ditemukan tewas di daerah itu satu jam kemudian.

Wanita lain berusia 80-an ditemukan berada dalam lumpur di sebuah rumah yang runtuh di Gyeongju sekitar pukul 11.00.

Di Ulsan, seorang pria berusia 25 tahun hilang setelah jatuh ke sungai sekitar pukul 01.00 di bawah pengaruh alkohol.

Seorang lainnya dilaporkan tertimpa papan nama yang jatuh dan terluka.

Sebanyak 2.909 orang dari 2.143 rumah tangga di daerah rawan longsor dan banjir di seluruh negeri dievakuasi karena alasan keamanan. Sementara 66.341 rumah mengalami pemadaman listrik, dan pekerjaan restorasi sedang berlangsung.

Topan Super Hinnamnor bergerak keluar dari Korea Selatan Selasa pagi sekitar 2,5 jam setelah mendarat di pantai selatan, kata Administrasi Meteorologi Korea (KMA).

Sebanyak 2.615 sekolah dasar dan menengah nasional (13,2 persen) tutup pada hari itu, sementara kelas dilakukan secara online di 7.348 sekolah (37 persen).

Separuh sekolah di Korea Selatan ditutup atau dialihkan ke kelas online pada Selasa setelah Topan Hinnamnor, kata kementerian pendidikan.

Tercatat 1.317 sekolah (6,6 persen) mempersingkat jam sekolah, sementara kelas berjalan normal hanya di 8.566 sekolah (43,2 persen).

Berdasarkan wilayah, semua sekolah di Busan dan Provinsi Gyeongsang Selatan yang berdekatan, yang terkena dampak paling parah oleh topan super kuat, beralih ke kelas online.

Di kota terdekat Ulsan, 383 sekolah (89,9 ) ditutup dan kelas online dilakukan di 43 sekolah, kata kementerian itu.

Di Seoul, semua taman kanak-kanak dan sekolah dasar diliburkan.

Sumber: Yonhap News (en.yna.co.kr)

Exit mobile version