Topan Jangmi Diperkirakan Akan Mendarat di Okinawa, Ratusan Penerbangan Dibatalkan

Topan (Typhoon) Jangmi pada Senin (1/6) pagi. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Topan (Typhoon) Jangmi diperkirakan akan mendarat di Okinawa, kemudian di sepanjang bagian selatan Semenanjung Izu, Jepang. Ratusan penerbangan di Prefektur Okinawa, telah dibatalkan Minggu (31/5) hingga Selasa (2/6).

Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) memperingatkan topan Jangmi adalah sistem yang berbahaya. Potensi bahayanya meliputi angin kencang yang merusak, curah hujan lebat, gelombang badai, laut yang bergelombang, tanah longsor, dan banjir bandang.

Jangmi diproyeksikan akan mendarat di Okinawa dalam 18 hingga 20 jam ke depan, kemudian bergerak ke timur laut di sepanjang Ryukyu selama 24 jam berikutnya, kata JTWC.

Sistem tersebut kemudian terus berakselerasi ke arah timur laut sejajar dengan rantai Ryukyu utara sebelum melewati selatan Kyushu dan Shikoku dalam 2 hari.

JTWC memperkirakan Jangmi akan mendarat untuk kedua kalinya di sepanjang bagian selatan Semenanjung Izu sebelum dengan cepat melintasi jalur selatan menuju Teluk Tokyo dan Yokosuka dalam 60 jam berikutnya.

 Observatorium Hong Kong (HKO) mengatakan pada Senin (1/6) pukul 5 pagi, Topan Jangmi berpusat sekitar 260 kilometer di selatan Okinawa. Diperkirakan akan bergerak ke utara dengan kecepatan sekitar 18 kilometer per jam menuju sekitar Kepulauan Ryukyu.

Mengganggu Penerbangan

Melansir NHK, topan dahsyat ini mengganggu jadwal perjalanan udara. Lebih dari 290 penerbangan, terutama yang berangkat dari dan tiba di Prefektur Okinawa, telah dibatalkan dari Minggu hingga Selasa.

Japan Transocean Air membatalkan dua penerbangan, dan All Nippon Airways (ANA) menghentikan sementara satu penerbangan.

ANA telah memutuskan untuk membatalkan semua penerbangan ke dan dari bandara di Naha, Ishigaki, dan Pulau Miyakojima pada Senin, dengan total 104 penerbangan. Empat maskapai penerbangan lainnya juga telah memutuskan untuk membatalkan total lebih dari 180 penerbangan.

Pada Selasa, ANA juga berencana untuk menghentikan sementara empat penerbangan ke dan dari Bandara Naha.

Maskapai penerbangan meminta penumpang agar memeriksa situs web perusahaan untuk informasi terbaru, karena maskapai mungkin akan membatalkan lebih banyak layanan.

Melansir Taipeitimes.com, maskapai penerbangan internasional Taiwan mengumumkan penyesuaian penerbangan selama akhir pekan karena Topan Jangmi diperkirakan akan menghantam Kepulauan Ryukyu.

Hari ini, penerbangan CI-120, CI-121, CI-122, dan CI-123 China Airlines antara Taoyuan dan Naha, Okinawa, telah dibatalkan, begitu pula penerbangan CI-132 dan CI-133 antara Kaohsiung dan Naha.

Penerbangan EVA Air BR-112, BR-113, BR-186, dan BR-185 antara Taoyuan dan Naha juga dibatalkan.

Maskapai penerbangan murah Tigerair Taiwan membatalkan penerbangan IT-230, IT-231, IT-232, dan IT-233 yang beroperasi antara Taoyuan dan Naha hari ini, serta penerbangan IT-792 ke Naha dari Taichung dan penerbangan IT-288, IT-289, dan IT-729 antara Kaohsiung dan Naha.

Nelayan Bersiap Menghadapi Topan Jangmi

NHK melaporkan para nelayan dan pekerja lainnya di sebuah pulau di Prefektur Kagoshima, Jepang barat daya, bersiap menghadapi datangnya topan itu. Mereka mengikat kapal-kapal nelayan ke dermaga di Pelabuhan Naze di pulau Amami-Oshima agar tidak tersapu angin kencang.

Nelayan Akatsuki Hayato mengatakan menggunakan dua tali untuk mengikat kapal-kapalnya sebagai persiapan menghadapi embusan angin kencang sesaat dari arah yang berbeda. Ia berharap topan tersebut tidak akan menyebabkan kerusakan besar.

Sebuah pasar swalayan di Kota Amami menyediakan barang kebutuhan pokok seperti susu, roti, dan mi instan dua hingga tiga kali lebih banyak.

Sebuah kapal yang membawa perbekalan tiba di pulau itu pada Minggu (31/5) pagi, kapal terakhir yang tiba sebelum badai datang. Para pembeli membeli lebih banyak barang dari biasanya di pasar swalayan itu.

Exit mobile version