Darilaut – Topan (Typhoon) Jangmi telah melintas di dekat Pulau Okinawa, pada Senin (1/6). Saat ini Jangmi terletak 140 km di utara Pulau Okinawa atau 132 km Amami.
Topan Jangmi mendarat di pulau kecil di Kepulauan Okinawa dan telah melemah menjadi Badai Tropis Parah (severe tropical storm) Senin.
Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) mengatakan selama enam jam terakhir Jangmi telah bergerak ke utara dengan kecepatan 20 km per jam (11 knot).
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 9,8 meter (32 kaki), kata JTWC.
Menurut JTWC karena osilasi trokoidal tahap akhir, pusat Jangmi melewati daratan langsung di Okinawa; namun, karena skala pusat sirkulasi tingkat rendah yang luas, sebagian besar Okinawa mengalami kondisi yang konsisten dengan lewatnya mata badai di medan angin permukaan.
Sistem ini akan bergerak sangat dekat dengan atau berpotensi mendarat sebentar di sepanjang ujung selatan Honshu di selatan Kyoto dalam waktu sekitar 30 jam, kata JTWC.
Pendaratan di bagian selatan Semenanjung Izu diperkirakan akan terjadi sekitar 40 jam lagi, setelah itu Jangmi akan dengan cepat melintasi Teluk Sagami selatan dan jalur masuk selatan ke Teluk Tokyo.
Jangmi secara bertahap akan melemah tetapi tetap menjadi sistem berkekuatan badai.
Observatorium Hong Kong (HKO) mengatakan pada Selasa pukul 02.00, Badai Tropis Parah Jangmi berpusat sekitar 180 kilometer utara-timur laut Okinawa.
Sistem ini diperkirakan akan bergerak ke timur laut dengan kecepatan sekitar 28 kilometer per jam melintasi sekitar Kepulauan Ryukyu. Siklon Tropis Jangmi akan melewati bagian selatan Honshu Jepang.
Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA) mengatakan Jangmi mengarah ke utara timur-laut dengan kecepatan 20 km per jam (12 knot).
Tekanan udara pada pusatnya 975hPa (hektopaskal), kata JTWC.
Jangmi mengemas kecepatan angin maksimum 30 meter per detik (60 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 45 meter per detik (85 knot).
Area badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih di timur 185 km (100 NM) dan barat 150 km (80 NM).
Area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih di timur 500km (270NM) dan barat 390 km (210NM), kata JMA.
