Rabu, Juli 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Badai Tropis Parah Jangmi Akan Menguat Menjadi Topan di Laut Filipina

redaksi
30 Mei 2026
Kategori : Berita
0
Jangmi Meningkat Menjadi Badai Tropis Parah, Berdampak Terhadap Kondisi Cuaca di Sulawesi Utara

Ilustrasi badai tropis. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Berdasarkan tren terbaru dalam citra inframerah, kata JTWC, sistem tersebut siap untuk mengintensifkan lebih cepat. Prakiraan menunjukkan laju intensifikasi yang lebih cepat hingga puncak 150 km per jam (80 knot).

Setelah 2 hari, Jangmi akan melemah saat melintasi suhu permukaan laut yang lebih dingin dan kandungan panas laut yang rendah.

Di sebelah barat Okinawa, JTWC memperkirakan geser angin barat dengan kecepatan 35–45 km per jam (20–25 knot) akan menarik udara kering ke atas ke dalam sirkulasi dan melemahkan sisi barat inti dalam.

Saat Jangmi semakin ke lintang yang lebih tinggi, medan angin akan meluas secara signifikan. Dorongan baroklinik yang substansial akan menyebabkan sistem mengalami transisi ekstratropis yang cepat dengan angin berkekuatan badai pada 5 hari ke depan.

 Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA) mengatakan Jangmi mengarah ke barat laut dengan kecepatan 15 km per jam (8 knot).

Tekanan udara pada pusatnya 992hPa (hektopaskal), kata JMA.

Sistem ini mengemas kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 23 meter per detik (45 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 35 meter per detik (65 knot).

Area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih di seluruh area 440 km (240 NM), menurut JMA.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: HKOJMAJTWCLaut FilipinaPAGASATopan Jangmi
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Temuan Penting Laporan Terbaru WMO

Next Post

Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Azerbaijan, 2027 Serbia

Postingan Terkait

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Dingatkan Memberikan Solusi Bagi Masyarakat

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Dingatkan Memberikan Solusi Bagi Masyarakat

15 Juli 2026
448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

15 Juli 2026

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Kosmologi Penangkapan Paus di Lamalera NTT Selaras dengan Konservasi Integratif

Next Post
Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Azerbaijan, 2027 Serbia

Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Azerbaijan, 2027 Serbia

TERBARU

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Dingatkan Memberikan Solusi Bagi Masyarakat

448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

AmsiNews

REKOMENDASI

Topan Nanmadol Diperkirakan Mendarat di Pulau Kyushu

Kapal Terbalik di Selat Singapura Ganggu Alur Pelayaran

Nalgae Menguat Menjadi Badai Tropis Parah

Mengapa Ratusan Paus Seperti Bunuh Diri Massal?

Kasus Virus Corona Dunia Tembus 10 Juta Orang

Selang 4 Jam Tiga Insiden Perampokan Laut Terjadi di Dekat Pulau Batam

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.