Darilaut – Topan (typhoon) Jangmi yang telah melemah menjadi Badai Tropis Parah (Severe Tropical Storm) telah melintas dekat Amami, pada Selasa (2/6) pagi. Sistem ini mendekati Kagoshima, Selasa Siang.
Jangmi topan nomor 6 Jepang, terletak 200 km selatan barat daya Kagoshima atau 180 km utara Amami.
Sistem mengarah ke utara timur-laut dengan kecepatan 25 km per jam (14 knot). Tekanan udara pada pusatnya 975hPa (hektopaskal), kata Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA).
Kecepatan angin maksimum 25 meter per detik (50 knot) dan kecepatan angin instan maksimum 35 meter per detik (70 knot).
Area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih di tenggara 500 km (270 NM) dan barat-laut 330 km (180 NM), kata JMA.
Menurut Observatorium Hong Kong (HKO) pada Selasa pukul 10 pagi, Badai Tropis Parah Jangmi berpusat sekitar 290 kilometer selatan-barat daya Kagoshima.
Diperkirakan akan bergerak ke timur laut dengan kecepatan sekitar 36 kilometer per jam menuju sekitar bagian selatan Honshu, Jepang.
Jangmi telah bergerak ke timur laut dengan kecepatan 30 km per jam (16 knot). Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 9,8 meter (32 kaki), kata Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC).
Melansir NHK, badai tropis parah Jangmi telah menerjang Okinawa dan Amami dengan angin kencang.
Angin kencang telah merusak sebagian Okinawa, dan menyebabkan lebih dari 10 orang terluka.
Jangmi membawa curah hujan hingga 350 milimeter ke wilayah Kinki dalam 24 jam. Selain itu, dapat membawa hujan lebat ke daerah-daerah di sepanjang pantai Pasifik Jepang saat mendekat.
Maskapai penerbangan telah membatalkan lebih dari 320 penerbangan masuk dan keluar Kyushu dan tempat lain pada hari Selasa dan meminta penumpang untuk memeriksa situs web mereka untuk informasi terbaru.
Kereta cepat Shinkansen juga dapat terpengaruh, dengan jalur Tokaido menghadapi kemungkinan gangguan mulai Selasa malam hingga Rabu.
Sebelumnya, pada hari Senin (1/6), sekitar 400 penerbangan dibatalkan pada hari Senin (1/6), sebagian besar ke dan dari Okinawa.
