Darilaut – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah wilayah saat ini sedang menghadapi bencana kekeringan.
BPBD di beberapa wilayah melakukan respons jangka pendek, seperti pendistribusian air bersih ke titik-titik yang warganya membutuhkan suplai air.
Di Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah, empat kecamatan terdampak dengan populasinya sebanyak 4.397 KK.
Selain itu, sebanyak 616 KK atau 967 jiwa di tiga kecamatan, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, juga membutuhkan dukungan air bersih.
HIngga Kamis (16/7) BPBD telah mendistribusikan air bersih sebanyak 5 tanki atau 25 ribu liter.
Masih di Jawa Tengah, wilayah Kabupaten Klaten juga terdampak bencana serupa. BPBD setempat melaporkan empat desa di satu kecamatan membutuhkan suplai air akibat kekeringan.
Keempat desa terdampak yaitu Desa Kendalsari, Tegalmulyo, Tlogowatu dan Sidorejo, yang semuanya berada di Kecamatan Kemajang. Sebanyak 3.272 KK atau 10.685 merasakan dampak fenomena ini. Pada 15 Juni hingga 16 Juli 2026, total distribusi air mencapai lebih dari 1,3 juta liter.
Kekeringan juga melanda sejumlah desa di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Lima desa di dua kecamatan dengan populasi 1.758 jiwa terdampak bencana ini.
Kekeringan pertama dilaporkan pada 19 Juni 2026 dan masih berlangsung hingga hari ini. Kecamatan terdampak yaitu Kecamatan Karangreja dan Kejobong. Pada Kamis (16/7) BPBD mengirimkan 30 ribu liter ke Desa Pandansari, Kecamatan Kejobong.



