Topan Koinu Mendarat di Taiwan

Topan Koinu mendarat di ujung selatan Taiwan, Kamis (5/10) pagi. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Topan (Typhoon) Koinu dengan intensitas angin yang sangat kuat mendarat di ujung Selatan Taiwan Kamis (5/10) pagi. Pusat (mata) topan yang berada di Manzhou dan Hengchun, selatan Taiwan.

Topan Koinu memengaruhi bagian timur dan selatan Taiwan. Sistem ini mengemas angin sangat kencang, hujan deras, gelombang badai dan laut yang ganas.

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 11,9 meter (39 feet), kata Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC).

Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA) mencatat pada Kamis pukul 06.00 kekuatan Koinu adalah angin topan yang sangat kuat. Sistem ini bergerak ke barat dengan kecepatan 15 km per jam (7 knot).

Tekanan udara pusat 950 hPa (hektopaskal), kata JMA, dengan kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 45 meter per detik atau (90 knot).

Area badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih mencakup seluruh area 165 km (90 NM) dan angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih berada di barat-laut 560 km (300 NM) dan tenggara 390 km (210NM).

Menurut Observatorium Hong Kong, Siklon Tropis Koinu akan mengitari bagian selatan Taiwan dan bergerak menuju perairan pesisir timur Guangdong hari ini.

Beberapa hari ke depan, Koinu akan mendekati sekitar Muara Sungai Mutiara. Intensitas diperkirakan akan melemah saat mendekati pesisir Guangdong dan Hong Kong.

Dalam buletin Peringatan Siklon Tropis terbaru, Observatorium Hong Kong telah mengibarkan Sinyal Siaga, No. 1.
Ini berarti bahwa siklon tropis yang sekarang berpusat sekitar 800 kilometer dari Hong Kong dapat berdampak di wilayah tersebut.

Pada pukul 08.00, Topan Koinu yang hebat diperkirakan berada sekitar 700 kilometer sebelah timur Hong Kong.

Topan Koinu dengan nama local “Jenny”, menurut Administrasi Layanan Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina – Philippine Atmospheric, Geophysical, and Astronomical Services Administration (PAGASA), Topan Koinu dengan nama local Filipina “Jenny” akan terus bergerak ke arah barat (kemudian barat daya) dan secara perlahan melintasi Selat Taiwan serta perairan pesisir tenggara Tiongkok.

Interaksi darat selama perjalanannya melewati medan terjal di selatan Taiwan akan melemahkan topan secara signifikan.

Setelah melewati Selat Taiwan, kata PAGASA, diperkirakan akan ada tambahan udara sejuk dan kering dari utara. Hal ini mengakibatkan pelemahan yang berkelanjutan.

 

Exit mobile version