Kamis, September 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Topan Koinu Diperkirakan Akan Mendarat di Taiwan

redaksi
2 Oktober 2023
Kategori : Berita
0
Topan Koinu Diperkirakan Akan Mendarat di Taiwan

Perkiraan trek lintasan Topan (Typhoon) Koinu pada Minggu (1/10) malam yang mengarah ke selatan Taiwan. GAMBAR: GAMBAR: ZOOM.EARTH dan PAGASA

Darilaut – Topan (Typhoon) Koinu yang bergerak ke utara-barat laut di Laut Filipina diperkirakan akan mendarat di Selatan Taiwan.

Sistem ini diperkirakan akan mendarat di selatan Taiwan dengan kecepatan hampir 205 km per jam (110 knot), kata Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC), dan berlanjut ke arah barat secara bertahap.

Koinu dengan nama lokal Filipina “Jenny” dapat membawa angin yang merusak, hujan deras, gelombang badai, gelombang laut yang ganas. Hal ini dapat menyebabkan tanah longsor dan banjir bandang, serta risiko lainnya yang mungkin terjadi.

Administrasi Layanan Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina – Philippine Atmospheric, Geophysical, and Astronomical Services Administration (PAGASA), memperkirakan Jenny akan mendarat di bagian selatan Taiwan pada Kamis (5/10) sore atau malam hari.

Menurut JTWC, Koinu (topan Jepang nomor 14) terletak 906 km selatan Pangkalan Udara Kadena. Selama 6 jam terakhir, telah bergerak dengan kecepatan 11 km per jam (6 knot).

Dalam hal intensitas, kata JTWC, 24 jam ke depan diperkirakan Koinu akan meningkat dengan cepat sekitar 185 km per jam (100 knot). Hal ini dipicu oleh suhu permukaan laut yang hangat (30°C), pergeseran angin yang rendah, dan peningkatan arus keluar ke atas.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: JTWCLaut FilipinaPAGASATopan Koinu
Bagikan5Tweet2KirimKirim
Previous Post

Akar Persoalan Mengapa PKI “Tidak Laku” di Gorontalo

Next Post

Kerangka Kerja Global Mengatasi Dampak Buruk Bahan Kimia Disepakati di Bonn

Postingan Terkait

Paus Sperma Betina Panjang Hampir 10 Meter Mati Terdampar di Pulau Ternate

Paus Sperma Betina Panjang Hampir 10 Meter Mati Terdampar di Pulau Ternate

17 September 2026
Instruktur Selam Pemanah Penyu di Raja Ampat Ditangkap, SSI Mengecam Perlakuan Buruk Terhadap Biota Laut

Instruktur Selam Pemanah Penyu di Raja Ampat Ditangkap, SSI Mengecam Perlakuan Buruk Terhadap Biota Laut

17 September 2026

Temperatur Magma Anak Krakatau Lebih Dari 900°C

Gunung Anak Krakatau Lahir 1927 Memiliki Kedalaman Dapur Magma Lebih Dari 7 Km

Magma Gunung Anak Krakatau Lebih Basaltik dan Panas

Kearifan Lokal Raja Ampat Diwariskan Untuk Menjaga Kelestarian Pesisir dan Laut

1.613 Mahasiswa Baru UNG Dapat Dukungan Program Kartu Indonesia Pintar 2026

Tim SAR Gabungan Masih Melakukan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Next Post
Kerangka Kerja Global Mengatasi Dampak Buruk Bahan Kimia Disepakati di Bonn

Kerangka Kerja Global Mengatasi Dampak Buruk Bahan Kimia Disepakati di Bonn

TERBARU

Paus Sperma Betina Panjang Hampir 10 Meter Mati Terdampar di Pulau Ternate

Instruktur Selam Pemanah Penyu di Raja Ampat Ditangkap, SSI Mengecam Perlakuan Buruk Terhadap Biota Laut

Temperatur Magma Anak Krakatau Lebih Dari 900°C

Gunung Anak Krakatau Lahir 1927 Memiliki Kedalaman Dapur Magma Lebih Dari 7 Km

Magma Gunung Anak Krakatau Lebih Basaltik dan Panas

Kearifan Lokal Raja Ampat Diwariskan Untuk Menjaga Kelestarian Pesisir dan Laut

AmsiNews

REKOMENDASI

135 Orang Tewas Karena Gempa, China Berupaya Meningkatkan Tanggap Darurat

Spesies Langka Shark Ray Terlihat di Perairan Botubarani

Workshop Konselor Sebaya, Strategi UNG Bangun Lingkungan Kampus yang Peduli dan Inklusif

Indonesia Komitmen Ciptakan Pelabuhan Ramah Lingkungan

Gempa Talaud M7,1 yang Berada di Dekat Pulau Kabaruan Mekanisme Patahan Normal

Tabrak Kapal Karam di Muara Angke, KM Bina Rejeki Terbalik

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.