Topan Krathon Mendekati Taiwan, Semua Penerbangan Dibatalkan, Kantor dan Sekolah Ditutup

Taiwan bersiap menghadapi Topan Super (super typhoon) Krathon, Selasa (1/10). FOTO: Highway Bureau's Eastern Region Branch Office / FOCUSTAIWAN.TW

Darilaut – Topan Super (super typhoon) Krathon yang membawa angin kencang dan hujan lebat membuat maskapai yang melayani rute di Taiwan telah membatalkan penerbangan Rabu (2/10) hari ini. Begitu pula dengan perkantoran dan sekolah ditutup untuk semua aktivitas.

Pembatalan dan penutupan aktivitas ini untuk menghadapi topan Krathon yang saat ini berada di Laut Cina Selatan, pada Rabu pagi, berjarak lebih dari 100 kilo meter di selatan barat daya Kaohsiung, Taiwan

Topan Krathon yang mengarah ke Taiwan masih bergerak lambat Selasa (1/10) hingga Rabu ini. Krathon diperkirakan akan mendarat pada Rabu malam ini, atau Kamis pagi.

Pada Selasa malam sejumlah pemerintah daerah mengumumkan kantor dan sekolah di setiap kota dan kabupaten di seluruh Taiwan akan ditutup pada hari Rabu karena Topan Krathon.

Melansir Focustaiwan.tw, banyak bisnis swasta dan lembaga keuangan, termasuk pasar saham Taiwan, juga akan ditutup.

Penutupan hari Rabu akan menjadi “hari topan” kedua di Kabupaten Chiayi, Tainan, Kaohsiung dan Kabupaten Pingtung di selatan serta di Kabupaten Hualien dan Taitung di timur negara itu.

Tempat-tempat termasuk Hualien telah dilanda hujan lebat sejak Minggu malam, sementara tanah longsor mengganggu layanan kereta api dan lalu lintas jalan mulai Senin.

“Hari Topan” yang diumumkan oleh pemerintah daerah sebagai tanggapan terhadap badai yang kuat, banyak pekerja dapat memiliki hari libur, sejalan dengan penutupan wajib kantor pemerintah tertentu.

Focustaiwan.tw melaporkan Taiwan membatalkan semua penerbangan domestik hari ini, sedangkan penerbangan internasional telah dijadwalkan ulang.

Administrasi Penerbangan Sipil (CAA) mengatakan sebanyak 234 penerbangan domestik yang awalnya dijadwalkan pada hari Rabu dibatalkan, termasuk 120 oleh Uni Air, 86 oleh Mandarin Airlines, dan 28 penerbangan Daily Air, menurut CAA.

Sementara itu, layanan feri langsung melalui mini-tiga penghubung antara Dermaga Shuitou Kinmen dan Xiamen dan Quanzhou China akan ditangguhkan pada hari Rabu dan jadwal selanjutnya disesuaikan berdasarkan kondisi cuaca.

Layanan kereta ekspres di Jalur North-Link Taiwan Railway Corp. antara Su’aoxin dan Hualien dan antara Hualien dan Taitung juga telah ditangguhkan.

Evakuasi

Ribuan orang di Taiwan dikenai evakuasi wajib pada hari Selasa menjelang kedatangan Topan Krathon.

Pemerintah Kabupaten Hualien mengevakuasi lebih dari 3.000 orang di 13 kotapraja yang rentan terhadap tanah longsor, termasuk 1.302 penduduk di Kotapraja Xiulin.

Selain itu, 196 orang dievakuasi dari rumah mereka di Tainan. Evakuasi juga telah diperintahkan untuk 828 orang di kabupaten paling selatan Pingtung.

Taiwannews.com.tw melaporkan Administrasi Cuaca Pusat (CWA) memperpanjang peringatan darat untuk Topan Krathon mencakup Changhua dan Nantou.

Peramal cuaca CWA Lin Ping-yu mengatakan area peringatan darat sekarang mencakup Changhua dan Nantou dan mengingatkan penduduk di Hualien, Taitung, dan Penghu untuk mengambil tindakan pencegahan.

Area peringatan laut masih mencakup Selat Taiwan, wilayah laut timur Taiwan, Selat Bashi, dan wilayah laut di sekitar Pulau Dongsha.

Saat Krathon mendekat, kecepatan angin secara bertahap akan meningkat di seluruh Taiwan, terutama di Pingtung, Semenanjung Hengchun, Penghu, Lanyu, dan Pulau Hijau, yang akan mengalami hembusan kuat di atas level 12.

Daerah pesisir di barat daya Taiwan harus waspada terhadap gelombang badai dan intrusi air laut.

Topan Super Krathon yang mengarah ke Taiwan masih bergerak lambat di Laut Cina Selatan pada Selasa (1/10) dan Rabu (2/10) pagi.

Namun ada perubahan perkiraan trek lintasan atau jalur topan yang sangat kuat ini setelah pendaratannya di dekat Kaohsiung.

Perkiraan lintasan Krathon pada aplikasi Zoom.earth dan Badan Meteorologi Jepang (JMA) menempatkan pendaratan di dekat Tainan atau menjauh dari Kaohsiung, selanjutnya akan menempuh daratan Taiwan dan keluar di Selat Taiwan dekat Taipei atau di Laut Cina Timur.

Sementara PAGASA (Philippine Atmospheric, Geophysical, and Astronomical Services Administration – Administrasi Layanan Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina) dalam bulletin Selasa malam menempatkan pendaratan dekat Kaohsiung dan keluar di pantai timur Taiwan.

Exit mobile version