Darilaut – Krosa, topan Jepang nomor 9, akan mendekati Tokyo. Diperkirakan topan ini akan tetap berada di laut.
Topan Krosa dengan kekuatan badai tropis dahsyat (Severe Tropical Storm) terletak di selatan tenggara Tokyo bergerak ke utara barat laut.
Selama enam jam terakhir, menurut Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC), Krosa terletak 463 km di tenggara Yokosuka, Jepang. Sistem ini dengan kecepatan 15 km per jam (8 knot).
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 5,2 meter (17 kaki), kata JTWC.
Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengatakan Krosa mengarah ke utara barat-laut dengan kecepatan 15 km per jam (7 knot).
Tekanan udara pada pusatnya 980 hPa (hektopaskal). Kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 25 meter per detik (50 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 35 meter per detik (70 knot).
Area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih di seluruh area 280 km (150 NM).
Melansir NHK, pejabat cuaca di Jepang mengatakan badai tropis dahsyat Krosa diperkirakan akan mendekati gugusan Kepulauan Izu mulai hari Jumat dan wilayah Kanto, termasuk Tokyo, pada hari Sabtu.
Para pejabat menyerukan kewaspadaan terhadap angin kencang, gelombang tinggi, tanah longsor yang dipicu hujan, banjir di daerah dataran rendah, dan suangan yang meluap.
Para pejabat cuaca mengatakan Krosa mungkin akan mendekati gugusan kepulauan Izu di selatan pusat kota Tokyo pada hari Jumat sambil mengumpulkan kekuatan, dan mendekati wilayah Kanto sekitar hari Sabtu.
Awan hujan yang terbentuk dari badai tersebut dapat menyelimuti gugusan kepulauan dan wilayah tersebut, sehingga menyebabkan hujan lebat dari hari Jumat hingga Sabtu.
Dalam periode 24 jam hingga Sabtu pagi, curah hujan hingga 200 milimeter diperkirakan akan terjadi di Kepulauan Izu dan hingga 120 milimeter di wilayah Kanto.
Angin kencang diperkirakan akan terjadi di kepulauan dan wilayah tersebut, dengan cuaca badai yang menyebabkan laut berombak dari Jumat hingga Sabtu.
