Darilaut – Siklon tropis Krosa telah menguat menjadi topan (typhoon) di utara Kepulauan Mariana Utara, Samudra Pasifik bagian barat, pada Senin (28/7).
Menurut Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC) Krosa terletak 1.326 km di tenggara Yokosuka, Jepang.
Selama enam jam terakhir, Krosa telah bergerak ke utara dengan kecepatan 28 km per jam (15 knot). Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 9,8 meter (32 kaki), kata JTWC.
Krosa, topan Jepang nomor 9 saat ini memiliki skala ukuran besar dengan kekuatan angin topan.
Sistem ini mengarah ke utara dengan kecepatan 20 km per jam (10 knot).
Tekanan udara pada pusatnya 965 hPa (hektopaskal), kata Badan Meteorologi Jepang (JMA).
Krosa mengemas kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 40 meter per detik (75 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 55 meter per detik (105 knot).
Area badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih berada di tenggara 150 km (80 NM) dan barat-laut 110 km (60 NM).
Adapun area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih di tenggara 650 km (350 NM) dan barat-laut 440 km (240 NM), menurut JMA.




