Darilaut – Topan Muifa yang sedang bergerak di Laut Cina Timur diprediksi akan mendarat di pesisir dan Cina Daratan, Rabu (14/9) hari ini.
Untuk mengatasi dampak langsung Topan Muifa, Administrasi Meteorologi China (CMA) telah mengaktifkan tanggap darurat tingkat tiga. Di bawah keadaan darurat ini, Departemen meteorologi terkait dan departemen meteorologi provinsi seperti Zhejiang, Shanghai, Jiangsu, dan Shandong diharuskan segera memasuki posisi darurat dan menerapkan prakiraan yang tepat dan tepat serta layanan untuk pemerintah, sektor terkait, dan masyarakat.
Menurut CMA Topan Muifa tahun ini diproyeksikan akan mendarat di wilayah pesisir timur laut Zhejiang Rabu sore hingga malam dengan skala topan atau skala topan parah (skala 13 hingga 14).
Kantor Berita Xinhua melaporkan Cina telah menaikkan tanggap daruratnya ke Level III pada Selasa, saat topan Muifa mendekati wilayah pesisir timur negara itu.
Topan Muifa diperkirakan akan melanda wilayah pesisir dari Wenling hingga Zhoushan di Provinsi Zhejiang Rabu.
Cina memiliki sistem tanggap darurat pengendalian banjir empat tingkat, dengan Level I menjadi yang paling parah.
Observatorium nasional Cina, mengutip Xinhua, meningkatkan peringatan topan menjadi oranye karena Muifa diperkirakan akan mendarat di Provinsi Zhejiang.
Angin kencang akan menerjang daerah pesisir Taiwan, Zhejiang, Fujian, Shanghai dan Jiangsu mulai sekarang hingga Rabu sore, kata Pusat Meteorologi Nasional.
Selama tiga hari ke depan, hujan lebat diperkirakan akan melanda beberapa bagian Taiwan, Zhejiang, Shanghai, Jiangsu, Shandong dan Liaoning, menurut perkiraan.
Cina memiliki empat tingkat, sistem peringatan cuaca berkode warna, dengan merah mewakili peringatan paling parah, diikuti oleh oranye, kuning dan biru.
Menurut Observatorium Hong Kong, Selasa pukul 23.00 Topan Muifa berpusat sekitar 330 kilometer timur-tenggara Wenzhou.
Diperkirakan sistem ini bergerak ke utara-barat laut dengan kecepatan sekitar 22 kilometer per jam melintasi Laut Cina Timur menuju pantai Cina timur.
Topan Muifa bergerak melintasi Laut Cina Timur, kemudian bergerak ke Cina timur dan melemah secara bertahap dalam beberapa hari ke depan.
Badan Meteorologi Jepang, Japan Meteorological Agency (JMA) Rabu, pukul 00.00 waktu setempat menginformasikan Muifa dengan kekuatan angin topan yang kuat pada posisi (derajat) 26.9N – 123.7E, bergerak mengarah ke utara barat laut dengan tekanan udara pusat 955 hPa.
Prediksi Rabu pukul 12.00 kecepatan Topan Muifa 20 km per jam (10 knot) dan peringatan angin dahsyat di seluruh area 165 km (90 NM).
Selama enam jam terakhir, menurut Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama, Joint Typhoon Warning Center (JTWC), Muifa dengan nama Filipina “Inday” terletak 306 km timur laut Taipei, Taiwan, dan telah bergerak ke utara-barat laut dengan kecepatan 13 km per jam (7 knot).
Topan ini memberikan dampak pada gelombang laut dengan tinggi maksimum 10,4 meter (34 feet).
Sumber: Administrasi Meteorologi China/CMA, Xinhua (english.news.cn), Hong Kong Observatory (hko.gov.hk), Badan Meteorologi Jepang/JMA dan Zoom.earth/JTWC
