Minggu, Juni 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Topan Nari Mendarat di Hokkaido Jepang

redaksi
15 Juli 2025
Kategori : Berita
0
Topan Nari Mendarat di Hokkaido Jepang

Lintasan Badai Tropis (tropical storm) Nari saat mendarat di Hokkaido, Jepang, pada Selasa (15/7). GAMBAR: JMA

Darilaut – Badai tropis (tropical storm) Nari telah mendarat di Hokkaido, pada Selasa (15/7). Hokkaido adalah prefektur paling utara Jepang.

Saat mendarat, menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA) Nari dengan kekuatan siklon tropis yang berkembang.

Nari, topan Jepang nomor 5, mengarah ke utara dengan kecepatan 55 km per jam atau 30 knot. Tekanan udara pada pusatnya 994 hPa (hektopaskal).

Sistem ini mengemas kecepatan angin maksimum 23 meter per detik (45 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum          35 meter per detik (65 knot).

Area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih di tenggara 560 km (300 NM) dan barat-laut 220 km (120 NM).

Setelah pendaratan, prediksi JMA, Nari akan menjadi siklon ekstratropis. Sistem ini kemudian akan mengarah timur laut dengan kecepatan 45 km per jam.

Menurut Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC), Nari terletak 135 km di tenggara Misawa, Jepang, dan telah bergerak ke utara dengan kecepatan 54 km per jam (29 knot) selama enam jam terakhir.

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 5,5 meter (18 kaki), kata JTWC.

Nari diprakirakan akan melemah secara bertahap saat bergerak di atas suhu permukaan laut yang dingin (kurang dari 20°C di utara 40°LU) dan menghadapi geseran angin yang kuat.

Tags: Badan Meteorologi JepangJepangJTWCTopan Nari
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Majelis Rektor Perkuat Kolaborasi Indonesia-Jepang, Prof. Eduart: Ada Perhatian Khusus di Bidang Ilmu Kelautan

Next Post

Dua Kelompok Wirausaha Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Kemdiktisaintek

Postingan Terkait

Gempa Sarangani di Filipina Selatan Merusak 100 Rumah dan Gedung di Sangihe dan Talaud

Gempa Sarangani Merusak 249 Rumah dan 26 Fasilitas Umum di Sulawesi Utara

13 Juni 2026
Banjir Rob Merendam Kota Medan dan Batu Bara

Konvensi Barcelona Menandai Keberhasilan Program Laut Regional

13 Juni 2026

UNG Buka Program Akademik Internasional “Teluk Tomini” untuk Mahasiswa Dari Berbagai Negara

Barang Bukti 1.300 Ekor Ikan Napoleon Hidup Dikembalikan ke Habitatnya

Mahasiswi Manajemen UNG Raih Top 5 Finalist International Business Competition di Vietnam

Hujan Signifikan di Sejumlah Wilayah

Prakiraan Iklim ASEAN: Kondisi Suhu dan Curah Hujan di Daratan Asia Tenggara dan Benua Maritim

Dewan Pers Matangkan Usulan RUU Hak Cipta Bersama Konstituen

Next Post
Dua Kelompok Wirausaha Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Kemdiktisaintek

Dua Kelompok Wirausaha Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Kemdiktisaintek

TERBARU

Gempa Sarangani Merusak 249 Rumah dan 26 Fasilitas Umum di Sulawesi Utara

Konvensi Barcelona Menandai Keberhasilan Program Laut Regional

UNG Buka Program Akademik Internasional “Teluk Tomini” untuk Mahasiswa Dari Berbagai Negara

Barang Bukti 1.300 Ekor Ikan Napoleon Hidup Dikembalikan ke Habitatnya

Mahasiswi Manajemen UNG Raih Top 5 Finalist International Business Competition di Vietnam

Hujan Signifikan di Sejumlah Wilayah

AmsiNews

REKOMENDASI

BRIN Perkuat Sistem Deteksi Dini Tsunami

Presiden Prancis Umumkan Perlindungan Antartika

WHO-WMO Perkuat Program Iklim dan Kesehatan

Membangun Budaya Maritim dengan Memperhatikan Kelestarian Lingkungan

Mengapa Kurikulum Kemaritiman Sangat Penting?

World Environment Day, Sekjen PBB: Dunia Harus Mengakhiri Polusi Plastik

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.