Koguma
Koguma — Topan Jepang Nomor 29 — telah bergerak ke arah barat-barat laut dengan kecepatan 22 km/jam (12 knot) selama 6 jam terakhir. JTWC mengatakan tinggi gelombang signifikan maksimum mencapai 7,3 meter (24 kaki).
Sistem ini selanjutnya akan berbelok ke arah utara. Terkait intensitas, Koguma diperkirakan akan mengalami penguatan pesat dalam 2 hari ke depan hingga mencapai puncak kecepatan sekitar 220 km per jam (120 knot).
Kondisi ini menurut JTWC didukung oleh kondisi lingkungan yang sangat mendukung dan ukuran sirkulasi yang tetap padat (kompak).
Setelah 2 hari, kandungan panas laut akan menurun dan geseran angin (wind shear) akan mulai meningkat.
JMA mengatakan Koguma bergerak dengan kecepatan 20 km per jam (10 knot). Tekanan udara pada pusatnya 990 hPa.
Sistem ini mengemas kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 30 meter per detik (55 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 40 meter per detik (80 knot).
Area badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih di seluruh area 55 km (30 NM). Area angin kencang dengan kecepatan 30 knot atau lebih di barat-laut 280 km (150 NM) tenggara 220 km (120 NM), kata JMA.
Choi-wan — Topan Jepang Nomor 27 – telah melemah menjadi siklon ekstratropis. Sistem ini bergerak ke timur laut dengan kecepatan 85 km per jam (45 knot), kata JMA.




