Kamis, Oktober 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Jangan Berharap Semua Terumbu Karang di Raja Ampat Bagus Sekali

redaksi
5 Desember 2018
Kategori : Berita
0
Prof Suharsono

Peneliti Pusat Penelitian Oseanografi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof Suharsono. FOTO: DARILAUT.ID

Gorontalo – Pusat Penelitian Oseanografi (P2O), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) telah mengeluarkan Status Terumbu Karang 2018. Berdasarkan data terbaru, secara umum status terumbu karang sedikit mengalami perubahan.

“Jangan berharap terumbu karang di Raja Ampat (Papua Barat) semua bagus sekali,” kata Peneliti Pusat Penelitian Oseanografi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof Suharsono, Rabu (5/12) di Gorontalo.

Suharsono berada di Gorontalo berkaitan dengan Sosialisasi & Replikasi Kegiatan Pemulihan Terumbu Karang yang dilaksanakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bekerja sama dengan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Rabu (5/12) hingga Kamis (6/12).

Menurut Suharsono, status terumbu karang 2018 ini ada ketambahan yang jelek. Selain itu, perubahan kondisi terumbu karang selain rusak karena pencemaran, juga akibat bleaching (pemutihan karang).

Terumbu karang yang baik, kata Suharsono, masih banyak ditemukan di lokasi-lokasi yang ada pengembangan wisata bawah laut.

Sesuai riset yang dilakukan Tim peneliti P2O LIPI, secara umum kondisi terumbu karang di wiliayah selatan dan barat mempunyai kondisi yang jelek. Kondisi ini sebagai akibat lingkungan yang ekstrim yakni berhadapan langsung dengan Samudera Hindia. Selain itu, daerah tersebut juga akibat bleaching pada 2016.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: P2O LIPIRaja AmpatTerumbu Karang
Bagikan4Tweet2KirimKirim
Previous Post

Prof Suharsono: Sulawesi Terluas Terumbu Karang, Terbanyak Pengebom Ikan

Next Post

Disepakati Kawasan Konservasi Hiu Paus di Bone Bolango

Postingan Terkait

Kenaikan Suhu Berdampak Luas Terhadap Lingkungan dan Berbagai Risiko Iklim

UNICEF Peringatkan 190 Juta Anak di Asia dan Pasifik Menghadapi Risiko Iklim Akibat El Niño

15 Oktober 2026
Kondisi Kering Mendominasi Wilayah Indonesia di Awal Oktober

59 Daerah di Pulau Sulawesi Peringatan Dini Kekeringan Kategori Awas

15 Oktober 2026

21 Daerah di Gorontalo dan Sulawesi Utara Mengalami Kekeringan Kategori Awas

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI

Kondisi El Niño Sangat Kuat Memengaruhi Musim Dingin di Asia Selatan

Kualitas Udara Sejumlah Wilayah di Indonesia Kategori Berbahaya dan Tidak Sehat

Sebaran Asap di Pulau Sulawesi

Satelit Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Sebelum dan Setelah Banjir Dahsyat di Lembah Himalaya Nepal

Next Post
hiu paus

Disepakati Kawasan Konservasi Hiu Paus di Bone Bolango

Komentar tentang post

TERBARU

UNICEF Peringatkan 190 Juta Anak di Asia dan Pasifik Menghadapi Risiko Iklim Akibat El Niño

Media Beretika Bukan Media yang Tidak Pernah Salah

59 Daerah di Pulau Sulawesi Peringatan Dini Kekeringan Kategori Awas

21 Daerah di Gorontalo dan Sulawesi Utara Mengalami Kekeringan Kategori Awas

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI

Kondisi El Niño Sangat Kuat Memengaruhi Musim Dingin di Asia Selatan

AmsiNews

REKOMENDASI

UNG Gelar Angkat Sumpah Profesi Ners Angkatan XXI dengan Kelulusan 100 Persen

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Dingatkan Memberikan Solusi Bagi Masyarakat

10 Tewas Tertimbun Tanah Longsor di Kabupaten Mojokerto

10 Ribu Kapal Akan Memperkuat Pengamatan Laut

2019, Fintech DanaLaut Siapkan Pembiayaan Rp 50 Miliar

Mahasiswa UNG Nurlin Amelia Chelsi Ngadi: Tinggal di Atas Kapal Inti Program Ini

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.