Darilaut – Ratusan penerbangan dibatalkan atau dijadwal ulang di Bandara Hong Kong dan Makao, saat Topan (typhoon) Wipha mendekat wilayah tersebut, pada Minggu (20/7).
Melansir Xinhua, Otoritas Penerbangan Sipil Makao, mengatakan, hingga Minggu siang, total 140 penerbangan dibatalkan dan 13 penerbangan dijadwalkan ulang.
Semua layanan transportasi umum di Makau dihentikan, begitu pula lalu lintas di jembatan penyeberangan laut.
Saat berada di lantai 13 sebuah gedung di dekat pantai, seseorang dapat merasakan gedung itu sedikit bergoyang tertiup angin kencang. Pintu dan jendela terdengar berderak.
Sementara saat Topan Wipha melewati Hong Kong, membawa membawa cuaca buruk dan gangguan di seluruh kota.
Transportasi darat, laut, dan udara terdampak. Jembatan Hong Kong-Zhuhai-Makao ditutup. Ratusan penerbangan dibatalkan atau dijadwal ulang, menurut Otoritas Bandara Hong Kong.
Di Bandara Internasional Hong Kong, layar informasi penerbangan menampilkan lautan pemberitahuan “dibatalkan” berwarna merah.
Banyak penumpang yang terlantar tetap berada di dalam terminal, beberapa di antaranya membentangkan jaket dan berbaring untuk beristirahat.
Hingga Minggu pukul 14.00 waktu setempat, 363 laporan pohon tumbang telah diterima, namun belum ada laporan tanah longsor atau banjir.
Di jalanan, beberapa pagar tertiup angin kencang, dan beberapa perancah konstruksi roboh.
Akibat badai, banyak layanan dan kegiatan publik di Daerah Administratif Khusus Hong Kong (HKSAR) telah ditangguhkan, termasuk kegiatan belajar-mengajar di semua sekolah. Semua unit layanan kesejahteraan dari Departemen Kesejahteraan Sosial ditutup.
Menurut Otoritas Rumah Sakit, sejauh ini 14 orang telah berobat di unit gawat darurat dan kecelakaan di rumah sakit umum selama periode topan.
Topan Wipha Senin (21/7) menuju Teluk Tonkin (Beibu Wan), setelah pendatatan kedua di dekat Pulau Hailing di Yangjiang, Provinsi Guangdong.
Wipha yang telah melemah menjadi badai tropis (Tropical Storm) sedang memengaruhi wilayah pesisir Guangdong dan bagian utara Laut Cina Selatan.
Observatorium Hong Kong (HKO) mengatakan Wipha pukul 05.00 waktu setemat, pusat badai berada sekitar 400 kilometer barat daya Hong Kong.
Badai diperkirakan bergerak ke barat daya dengan kecepatan sekitar 14 kilometer per jam melintasi Semenanjung Leizhou dan menuju Beibu Wan, kata Observatorium.
