Darilaut – Puluhan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang mengalami kerusakan karena bencana alam di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, telah diperbaiki Kembali. TPS tersebut dihantam angin kencang, banjir pesisir dan banjir.
“Alhamdulillah untuk (TPS) yang rusak dan terkena banjir sudah dilakukan perbaikan,” kata Sekretaris KPU Gorontalo Utara, Friyanto Hatibie, Rabu (14/2).
Selain melakukan perbaikan, kata Friyanto,”ada yang dilakukan relokasi TPS ke tempat yang lebih aman.”
Sebelumnya, sebanyak 12 TPS yang sudah dibangun untuk pemungutan dan penghitungan suara di beberapa desa di Gorontalo Utara tak bisa digunakan lagi karena dihantam angin kencang, banjir pesisir (rob) dan banjir.
Wilayah yang berhadapan langsung dengan Laut Sulawesi tersebut menghadapi cuaca ekstrem. Hal ini menyebabkan TPS yang sudah dibangun rusak parah dan tergenang air.
Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gorontalo Utara, Yudhistirachmatika Saleh, mengatakan, KPU Gorontalo Utara telah berkoordinasi dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Gorontalo Utara, serta pemerintah daerah untuk pemindahan lokasi TPS yang mengalami bencana alam tersebut.
“Untuk TPS yang rusak dan masih bisa diperbaiki, maka hanya diperbaiki, yang rusak parah kita bangun lagi,” kata Yudis, Selasa (13/2) kepada Darilaut.id.
Sementara TPS yang terendam banjir dan banjir pesisir direlokasi ke tempat yang lebih tinggi.
Dalam sepekan cuaca di Gorontalo Utara kurang baik. “Angin kencang, hujan lebat di hampir semua lokasi,” kata Yudis.
Foto dan video saat bencana menunjukkan sejumlah TPS yang sudah dibangun, roboh. Ada yang terpal mengalami kerusakan dan TPS tergenang air.
TPS yang rusak dan telah diperbaiki serta direlokasi tersebar di Desa Ponelo Kecamatan Ponelo Kepulauan, Desa Dambalo Kecamatan Tomilito, Desa Mangupo Kecamatan Atinggola, Desa Pinontoyonga Kecamatan Atinggola, Desa Imana Kecamatan Atinggola,dan Desa Bintana Kecamatan Atinggola.
TPS lainnya berada di Desa Bohusami dan Desa Ketapang Kecamatan Gentuma Raya serta Desa Biau Kecamatan Biau.
Selain mengalami rusak berat dan tergenang air, terdapat puluhan TPS yang rusak ringan dan sedang seperti di Kecamatan Sumalata Timur.
