Darilaut – Angkatan Udara Filipina (PAF) pada hari Senin (8/6) telah mengerahkan helikopter S-70i “Black Hawk” untuk membantu dalam melakukan penilaian kerusakan di Sarangani yang terkena dampak gempa dan provinsi-provinsi terdekat lainnya.
“PAF telah mengerahkan satu S-70i Black Hawk untuk melakukan RDANA (penilaian kerusakan cepat dan analisis kebutuhan) di Sarangani dan daerah sekitarnya,” kata juru bicara Angkatan Udara Kolonel Ma. Christina Basco dalam sebuah pesan kepada Philippine News Agency (PNA).
Ia menjelaskan bahwa pesawat tersebut lepas landas dari Tactical Operations Group (TOG-11) di Bandara Davao untuk misi ini. Tidak ada detail lain yang tersedia saat ini.
Selain itu, Angkatan Darat Filipina (PA) mengatakan telah mengerahkan unit “bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana” (HADR) ke daerah-daerah yang terkena dampak dan berkoordinasi dengan unit pemerintah daerah dan lembaga terkait lainnya.
“Personel kami sekarang berada di lapangan untuk membantu dalam pencarian, penyelamatan, bantuan, dan upaya rehabilitasi awal. Kami meyakinkan publik tentang komitmen berkelanjutan kami untuk melayani dan merespons dengan cepat di saat krisis,” kata juru bicara Angkatan Darat Kolonel Louie Dema-ala dalam pesan terpisah kepada PNA.




