UNAIR Beri Dukungan Optimal untuk Membantu Program Studi Kebidanan UNG

Kerja sama Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dengan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo. FOTO: HUMAS UNG

Darilaut – Universitas Airlangga (UNAIR siap memberikan dukungan optimal untuk membantu pembinaan Program Studi Kebidanan Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

Hal ini disampaikan Rektor UNAIR, Prof. Dr. Muhammad Madyan, dalam sambutannya pada penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara UNAIR dan UNG di Universitas Airlangga pada Kamis (3/9).

Prof. Madyan menyambut baik rencana tersebut dan berharap Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dapat memberikan dukungan secara optimal dalam membantu pembinaan Program Studi Kebidanan UNG.

Pembahasan mengenai dukungan terhadap Program Studi Kebidanan UNG sebelumnya telah dijajaki melalui komunikasi antara Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dengan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo.

“Saya menyambut baik ini dan mudah-mudahan juga Bapak Ibu sekalian, dalam hal ini terutama Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, itu bisa optimal dalam membantu pembinaan kepada Program Studi Kebidanan ini,” ujarnya.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari pengembangan kolaborasi antara kedua perguruan tinggi, khususnya dalam bidang kesehatan. Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi UNG untuk terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitas kelembagaan.

Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Prof. Dr. Eduart Wolok, mengatakan, kerja sama dengan UNAIR merupakan bagian dari upaya UNG untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas serta kapabilitas.

“Kalau mau bicara tentang transformasi perguruan tinggi, bagaimana tumbuh berkembang menjadi besar, itu salah satu contoh yang paling baik adalah Airlangga,” ujar Prof. Eduart.

Menurut Prof. Eduart, UNAIR telah melalui proses transformasi yang menjadikannya sebagai salah satu perguruan tinggi besar. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran yang penting bagi UNG.

“Airlangga berubah dengan prosesnya sendiri. Tentu suatu hal yang tidak bisa disimpan sendiri oleh Airlangga,” ujarnya.

Prof. Eduart mengungkapkan bahwa Fakultas Kedokteran UNG masih relatif muda dan baru berusia sekitar tujuh tahun. Karena itu, UNG perlu terus belajar agar dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitasnya.

Menurut Prof. Eduart, MoU dengan UNAIR menjadi sarana dan upaya bagi UNG untuk terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitas.

Exit mobile version