Darilaut – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) sedang menyiapkan peralihan status menuju Perguruan Tinggi Negeri – Badan Hukum (PTN-BH).
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D, menilai Universitas Negeri Gorontalo sudah layak untuk menjadi PTN-BH.
“Jika dilihat dari indikator penilaian dari Kemdikbudristek, kondisi UNG saat ini sudah layak untuk berlari lebih berkembang dengan bertransformasi menjadi PTN-BH,” kata Prof. Nizam, Jumat (19/5).
Menurut Prof. Nizam sudah saatnya UNG dapat melangkah lagi, dengan melakukan perubahan status dari sebelumnya Perguruan Tinggi Negeri – Badan Layanan Umum (PTN-BLU), menuju PTN-BH.
Dengan menjadi PTN-BH, perguruan tinggi negeri dapat berkembang secara otonom, mandiri, inovatif, dan kreatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.
Menurut Nizam pemerintah mendorong perguruan tinggi menjadi mandiri melalui skema perubahan PTN-BH dalam program Kampus Merdeka, agar perguruan tinggi dapat berlari, unggul, dan berdaya saing. PTN-BH merupakan sebuah keberanian dari perguruan tinggi keluar dari zona nyaman.
Dengan menjadi PTN-BH perguruan tinggi negeri dapat berkembang secara otonom, mandiri, inovatif, dan kreatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.
PTN-BLU, menuju PTN-BH mulai disiapkan oleh UNG. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) dengan melibatkan unsur pimpinan di lingkungan kampus.
FGD ini mengangkat tema tentang perguruan tinggi negeri berbadan hukum dan kebijakan tentang penjaminan mutu pendidikan tinggi di UNG.
Rektor UNG Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., mengatakan pelaksanaan FGD merupakan langkah awal dari keseriusan UNG, dalam upaya mendorong peningkatan status menuju PTN-BH.
Forum diskusi menghadirkan Plt Dirjen Dikti agar dapat memberikan penjelasan kepada civitas akademika, alasan kenapa UNG harus menjadi PTN-BH. Selain itu bagaimana perspektif UNG ke depan setelah melakukan perubahan status perguruan tinggi.
“Dengan arahan dan penguatan yang diberikan Dirjen Dikti perlu untuk didengarkan sehingga ketika melangkah menuju PTN-BH, kita akan memiliki kesamaan pandangan serta tekat untuk mewujudkannya sehingga UNG dapat terus berakselerasi menjadi kampus unggul dan berdaya saing,” ujar Eduart.
