Darilaut – Vietnam bersiap menghadapi Topan (Typhoon) Wipha yang diperkirakan akan mendarat di Vietnam, pada Selasa (22/7).
Saat ini Wipha sedang menuju Teluk Tonkin (Beibu Wan), setelah pendatatan kedua di dekat Pulau Hailing di Yangjiang, Provinsi Guangdong.
Pendaratan diperkirakan akan terjadi di wilayah antara Vietnam utara dan Provinsi Nghe An. Badai ini dapat memengaruhi wilayah utara dan utara-tengah Vietnam, dengan zona dampak yang luas membentang dari Quang Ninh hingga Ha Tinh dan berpotensi lebih jauh lagi, akibat pengaruh sirkulasi pascabadai.
Melansir Vietnamnews.vn, Wakil Perdana Menteri (PM) Tran Hong Ha pada hari Minggu (20/7) memimpin rapat Pemerintah dengan kementerian, lembaga, dan daerah terkait untuk mengoordinasikan langkah-langkah tanggap terhadap Topan Wipha.
Wakil PM menginstruksikan instansi teknis untuk memberikan penilaian yang akurat mengenai skala, intensitas, dan proyeksi wilayah dampak badai.
Mengingat perkembangan badai yang kompleks dan cepat berubah, Wakil PM menyerukan mobilisasi penuh pasukan pusat dan daerah, dengan tindakan darurat terkoordinasi untuk merespons secara proaktif dan meminimalkan kerugian.
Wakil PM juga menekankan setelah restrukturisasi pemerintah daerah menjadi sistem dua tingkat, provinsi dan kota harus meninjau dan menilai secara menyeluruh kesiapsiagaan bencana mereka, terutama menjelang badai yang akan datang. Hal ini untuk memastikan bahwa perangkat pemerintah beroperasi secara efektif dan kohesif di semua sektor, termasuk respons banjir dan badai.
“Pembagian tanggung jawab yang jelas dan koordinasi yang efektif antar unit harus dijamin,” ujar Wakil PM.
Topan ini diperkirakan akan memasuki Teluk Tonkin pada Senin pagi, dengan kecepatan angin berkisar antara 10–11, dengan hembusan hingga 14.
Total luas akuakultur yang berpotensi terdampak badai dan banjir di provinsi-provinsi pesisir dari Quang Ninh hingga Nghe An adalah 148.834 ha, termasuk 20.154 keramba ikan dan 3.743 pos jaga akuakultur.
Wakil PM juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban insiden kapal terbalik di Teluk Ha Long, Quang Ninh. Tim penyelamat pada dasarnya telah menyelesaikan evakuasi kapal dan pencarian korban, meskipun beberapa orang masih hilang.
Upaya untuk memobilisasi personel dan peralatan tambahan sedang berlangsung untuk melanjutkan pencarian.
