Sabtu, September 26, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Waspada Fenomena Harvest Moon yang Berpotensi Naiknya Permukaan Air Laut

redaksi
26 September 2026
Kategori : Berita
0
Waspada Fenomena Harvest Moon yang Berpotensi Naiknya Permukaan Air Laut

Ilustrasi laut. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Malam ini, Sabtu (26/9), masyarakat dapat menyaksikan piringan Bulan yang tampak bulat utuh dan bersinar terang.

Namun, fenomena Harvest Moon yang menghiasi langit malam tersebut perlu diwaspadai bagi mereka yang tinggi di pesisir.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat pesisir untuk tetap mewaspadai potensi kenaikan permukaan air laut.

Menurut BMKG, posisi Bulan, Matahari, dan Bumi yang berada dalam satu garis lurus menciptakan gaya gravitasi gabungan yang memicu fenomena Pasang Purnama.

Kondisi ini berpotensi menyebabkan pasang air laut menjadi lebih tinggi dan surut menjadi lebih rendah dari biasanya, kata BMKG.

Secara historis, penamaan Harvest Moon berawal dari kebiasaan para petani di Eropa dan Amerika Utara pada era sebelum listrik ada.

Mereka memanfaatkan pendar cahaya purnama yang sangat terang untuk melanjutkan aktivitas memanen hasil pertanian hingga larut malam.

Harvest Moon merupakan istilah tradisional bagi fase bulan purnama yang terbit paling dekat dengan hari ekuinoks musim gugur di belahan Bumi utara.

Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Teguh Rahayu, mengatakan,  ekuinoks merupakan fenomena ketika matahari berada tepat di atas garis khatulistiwa.

Tags: BMKGBulan PurnamaGelombang pasangHarvest MoonNaiknya Permukaan LautPasang Purnama
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Malam Ini Harvest Moon, Piringan Bulan Bulat Utuh dan Terang

Next Post

7.400 Orang Tewas dan Hilang Akibat “Tsunami Himalaya” PM Nepal Sampaikan Peringatan Keras Soal Iklim

Postingan Terkait

Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, PBB Respon Cepat untuk Dukungan Bantuan

7.400 Orang Tewas dan Hilang Akibat “Tsunami Himalaya” PM Nepal Sampaikan Peringatan Keras Soal Iklim

26 September 2026
Malam Ini Harvest Moon, Piringan Bulan Bulat Utuh dan Terang

Malam Ini Harvest Moon, Piringan Bulan Bulat Utuh dan Terang

26 September 2026

Badai Tropis Surigae Menguat di Laut Filipina

KKN UNG di Huangobotu Berfokus pada Pemasaran Produk Olahan Hasil Perikanan

Dampak Nyata Naiknya Permukaan Laut

Naiknya Permukaan Laut Mengancam Rumah, Sistem Pangan dan Infrastruktur

Para Pemimpin Dunia Setuju Deklarasi Untuk Mengatasi Kenaikan Permukaan Laut

Kenaikan Permukaan Laut Kian Cepat

Next Post
Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, PBB Respon Cepat untuk Dukungan Bantuan

7.400 Orang Tewas dan Hilang Akibat "Tsunami Himalaya" PM Nepal Sampaikan Peringatan Keras Soal Iklim

TERBARU

7.400 Orang Tewas dan Hilang Akibat “Tsunami Himalaya” PM Nepal Sampaikan Peringatan Keras Soal Iklim

Waspada Fenomena Harvest Moon yang Berpotensi Naiknya Permukaan Air Laut

Malam Ini Harvest Moon, Piringan Bulan Bulat Utuh dan Terang

Badai Tropis Surigae Menguat di Laut Filipina

KKN UNG di Huangobotu Berfokus pada Pemasaran Produk Olahan Hasil Perikanan

Dampak Nyata Naiknya Permukaan Laut

AmsiNews

REKOMENDASI

Pelaku Pengebom Ikan Asal Malaysia Ditangkap di Laut Sulawesi

Bom Ikan di Togean, Balai dan Polres Tojo Una-una Patroli Gabungan

Pertama Kali Tuna Sirip Biru Berat 230 Kg Diturunkan di Pelabuhan Perikanan Gorontalo

Video 4 Paus Pembunuh Terlihat di Perairan Anambas

Erupsi Gunung Ruang, 6.045 Warga Pulau Tagulandang Dievakuasi

Mahasiswa Berbagai Negara Belajar Alat Kesenian Tradisional Gorontalo Polopalo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.