WMO Perkuat Kapasitas Sistem Peringatan Dini di Indonesia dan Pasifik

Pertukaran pembelajaran tatap muka yang diselenggarakan oleh RTC-H Indonesia di Bandung. FOTO: WMO

Darilaut – Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) terus memperkuat kapasitas anggotanya dalam sistem peringatan dini.

Belum lama ini, WMO melalui WMO HydroHub memperkuat kapasitas Hidrometri RAV melalui WMO RTC-H Indonesia.

WMO HydroHub, bersama dengan Kantor Pendidikan dan Pelatihan WMO, menyelenggarakan Pertukaran Pembelajaran untuk Asosiasi Regional V (Pasifik Barat Daya) untuk memperkuat kapasitas hidrometri di seluruh wilayah.

Dengan mempertemukan teknisi hidrologi Layanan Meteorologi dan Hidrologi Nasional (NMHS) dan Pusat Pelatihan Regional Hidrologi WMO (RTC-H) Indonesia, program ini membahas kesenjangan kritis dalam pengumpulan data lapangan, pemeliharaan stasiun, dan manajemen data hidrologi.

Program campuran ini menggabungkan fase pembelajaran mandiri daring yang berlangsung di Platform Moodle WMO ETRP pada November 2025, diikuti oleh webinar dan Pertukaran Pembelajaran tatap muka yang diselenggarakan oleh RTC-H Indonesia di Bandung dari tanggal 1 hingga 5 Desember 2025.

Pusat Pelatihan Regional Hidrologi WMO di Indonesia memainkan peran sentral dalam penyelenggaraan pertukaran pembelajaran ini.

Sebagai lembaga penyelenggara, RTC-H Indonesia menyediakan pelatih berpengalaman dan akses ke stasiun hidrologi operasional untuk latihan lapangan langsung.

Ciri khas program ini adalah pendekatan pembelajaran antar sesama peserta. Peserta berbagi pengalaman operasional, tantangan, dan praktik terbaik dari negara masing-masing melalui presentasi negara, pertukaran satu lawan satu dengan para ahli RTC, dan sesi pemecahan masalah yang difasilitasi.

Model kolaboratif ini memungkinkan staf NMHS untuk membangun keahlian regional yang ada sambil menyesuaikan solusi dengan beragam konteks nasional.

Peserta juga mengembangkan rencana aksi sebagai panduan bagi mereka ketika mereka menerapkan apa yang telah mereka pelajari di negara asal mereka.

Di luar pelatihan tatap muka, WMO RTC-H Indonesia akan berkontribusi pada dukungan tindak lanjut, membantu peserta menerapkan keterampilan yang baru diperoleh dan mengimplementasikan rencana aksi mereka di dalam NMHS masing-masing.

Dengan memperkuat pembelajaran antar sesama peserta dan kerja sama regional, inisiatif ini mendukung tujuan WMO yang lebih luas untuk meningkatkan kapasitas dalam sistem peringatan dini dan air di seluruh Pasifik.

Exit mobile version