Sabtu, Mei 30, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

World Seagrass Day, Lamun Surga Bagi Ikan dan Melindungi Pantai Dari Badai

redaksi
1 Maret 2026
Kategori : Berita
0
Memulihkan Padang Lamun

Lamun memiliki peran global yang signifikan dalam mendukung ketahanan pangan, mitigasi perubahan iklim, memperkaya keanekaragaman hayati, memurnikan air, melindungi garis pantai, dan mengendalikan penyakit. FOTO: Benjamin L. Jones/Unsplash/PBB

Darilaut – Untuk meningkatkan kesadaran tentang ancaman terhadap ekosistem lamun, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menetapkan 1 Maret sebagai Hari Lamun Sedunia (World Seagrass Day).

Menurut Unep.org padang lamun salah satu ekosistem laut yang paling tersebar luas di Bumi, meliputi sekitar 300.000 kilometer persegi dasar laut di 159 negara.

Padang lamun monokromatik mungkin tidak seberwarna terumbu karang atau semisterius hutan bakau. Tetapi padang lamun adalah surga bagi ikan, melindungi pantai dari badai dan merupakan penyimpan karbon utama, menjadikannya beberapa ruang alam paling berharga di dunia.

Terlepas dari pentingnya, ekosistem ini berada dalam bahaya. Padang lamun seluas lapangan sepak bola hilang setiap 30 menit dan diperkirakan 7 persen padang lamun hilang di seluruh dunia setiap tahunnya.

Pengasaman laut, pembangunan pesisir, dan kenaikan suhu laut akibat perubahan iklim adalah pendorong utama hilangnya padang lamun.

“Ekosistem lamun adalah contoh sempurna dari alam yang beraksi, di mana habitat dan jaring kehidupan yang rapuh terjalin dalam harmoni yang sempurna,” kata Leticia Carvalho, yang sebelumnya memimpin Cabang Kelautan dan Air Tawar dari Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP).

“Pada Hari Lamun Internasional ini, mari kita soroti keajaiban padang lamun dan spesies, baik manusia maupun non-manusia, yang bergantung padanya,” ujarnya.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Hari Lamun SeduniaLeticia CarvalhoPerubahan IklimUNEPWorld Seagrass Day
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Siklon Tropis Urmil Berada di Perairan Terbuka Samudra Pasifik Selatan

Next Post

Setiap 30 Menit Padang Lamun Hilang Seluas Lapangan Sepak Bola

Postingan Terkait

Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Azerbaijan, 2027 Serbia

Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Azerbaijan, 2027 Serbia

30 Mei 2026
Jangmi Meningkat Menjadi Badai Tropis Parah, Berdampak Terhadap Kondisi Cuaca di Sulawesi Utara

Badai Tropis Parah Jangmi Akan Menguat Menjadi Topan di Laut Filipina

30 Mei 2026

Temuan Penting Laporan Terbaru WMO

Lebih Banyak Rekor Suhu Terpanas Global di Masa Depan

UNG Menyembelih 21 Hewan Kurban

Banjir Gorontalo Utara, Tim Gabungan Bersihkan Lumpur dan Buka Akses Jalan

Sudah 17 Kali Kongo Menghadapi Virus Ebola

WHO Menyerukan Gencatan Senjata di Tengah Wabah Ebola di Kongo

Next Post
Ini 5 Manfaat Lamun

Setiap 30 Menit Padang Lamun Hilang Seluas Lapangan Sepak Bola

TERBARU

Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Azerbaijan, 2027 Serbia

Badai Tropis Parah Jangmi Akan Menguat Menjadi Topan di Laut Filipina

Temuan Penting Laporan Terbaru WMO

Lebih Banyak Rekor Suhu Terpanas Global di Masa Depan

UNG Menyembelih 21 Hewan Kurban

Banjir Gorontalo Utara, Tim Gabungan Bersihkan Lumpur dan Buka Akses Jalan

AmsiNews

REKOMENDASI

Depresi Tropis Bergerak di Timur Vietnam

InaBuoy di Selatan Bali Tidak Terdeteksi dan Dinyatakan Hilang

DFW Indonesia: Usaha Perikanan Belum Semuanya Transparan

Pemimpin Dunia Mengarahkan Perhatian Pada Polusi Plastik

Ekspedisi Jala Citra Penelitian di Laut Banda

Jalan Menuju Penanganan Perubahan Iklim (2)

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.