Selasa, Agustus 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Libur Tahun Baru, Hati-Hati Arus Kuat di Pantai Selatan Jawa

redaksi
31 Desember 2019
Kategori : Berita, Tips & Trip, Travel
0
Libur Tahun Baru, Hati-Hati Arus Kuat di Pantai Selatan Jawa

Ombak dan arus di Pantai Selatan Jawa. FOTO: DARILAUT.ID

RIBUAN pengunjung mendatangi berbagai obyek wisata di Pantai Selatan Jawa di akhir 2019 dan Tahun Baru 2020.

Para wisatawan ini sekadar menikmati keindahan pantai dan ada yang berenang. Bagi yang mandi di pantai, perlu memperhatikan tanda peringatan di lokasi mana saja yang ada larangan berenang di Pantai Selatan Jawa.

Kepala Laboratorium Data Laut & Pesisir Pusat Riset Kelautan Badan Riset dan SDM Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Dr Ing Widodo S Pranowo mengatakan, terkait dengan korban yang mandi di pantai dan terseret ke laut, proses ini bisa dijelaskan secara ilmiah. Kasus ini terjadi karena di sepanjang perairan pesisir selatan Jawa terdapat fenomena Rip Current.

Rip Current ini adalah arus yang bergerak dari pantai menuju ke laut. Kondisi arus bervariasi. Ada yang tidak berbahaya sampai yang dapat menyeret orang ke tengah laut.

Arus ini sering menyeret pengunjung wisata pantai ketika sedang bermain-main atau mandi. Arus tersebut terbentuk akibat adanya bentuk geomorfologi dasar laut yang dekat pantai.
Arus yang meninggalkan pantai, kecepatanya bisa sampai 20 meter per detik. Sehingga sangat kuat untuk menyeret wisatawan.

Menurut Widodo, hanya dalam waktu 5 detik saja akan menyeret pengunjung 100 meter ke lepas pantai.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Pantai Selatan JawaRip CurrentTravelling
Bagikan57Tweet3KirimKirim
Previous Post

BMKG Prediksi Tahun 2020 Tak Terindikasi El Nino atau La Nina Kuat

Next Post

Wisatawan, Perhatikan Papan Peringatan di Pinggir Pantai

Postingan Terkait

Sejumlah Warga Kesulitan Air Bersih di Bone Bolango

BPBD Gorontalo Distribusi 60 Ribu Liter Air Bersih di Bone Bolango

4 Agustus 2026
5 Mahasiswa UNG Tampil di Korea Selatan, Salah Satunya Akan Mengikuti International Youth Day

5 Mahasiswa UNG Tampil di Korea Selatan, Salah Satunya Akan Mengikuti International Youth Day

4 Agustus 2026

5 Mahasiswa Fakultas Sastra dan Budaya UNG Akan Tampil Dalam Ajang South Korea Cultural Mission 2026

Super Typhoon Dolphin Heads Toward the Okinawa Islands and the East China Sea

Topan Super Dolphin Menuju Kepulauan Okinawa dan Laut Cina Timur

Aquatic Science UNG Peringkat 18 Nasional Versi SCImago Institutions Rankings 2026

El Niño Tidak Menyerang Semua Tempat dengan Cara yang Sama

Peta Prakiraan Musiman Global Agustus – Oktober

Next Post
Wisatawan, Perhatikan Papan Peringatan di Pinggir Pantai

Wisatawan, Perhatikan Papan Peringatan di Pinggir Pantai

Komentar tentang post

TERBARU

BPBD Gorontalo Distribusi 60 Ribu Liter Air Bersih di Bone Bolango

5 Mahasiswa UNG Tampil di Korea Selatan, Salah Satunya Akan Mengikuti International Youth Day

5 Mahasiswa Fakultas Sastra dan Budaya UNG Akan Tampil Dalam Ajang South Korea Cultural Mission 2026

Super Typhoon Dolphin Heads Toward the Okinawa Islands and the East China Sea

Topan Super Dolphin Menuju Kepulauan Okinawa dan Laut Cina Timur

Aquatic Science UNG Peringkat 18 Nasional Versi SCImago Institutions Rankings 2026

AmsiNews

REKOMENDASI

Cantrang, Sudah Dilarang Sejak Tahun 1980

Siklon Tropis Bakung Menguat Menjadi Kategori 2 di Kepulauan Cocos

Bibit siklon tropis 94W Dapat Berdampak Cuaca Ekstrem di Papua Barat dan Maluku Utara

Bibit 98W di Utara Kalimantan Berpeluang Tinggi Menjadi Siklon Tropis

BRIN dan PT PAL Indonesia Kembangkan Teknologi Pelapisan Kapal Ramah Lingkungan

Tenaga Kependidikan UNG Meraih Prestasi Sebagai Peserta Teraktif di ANRI

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.