Rabu, Juni 10, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Blacktip Reef Shark, Hiu yang Dilindungi di Raja Ampat

redaksi
2 Juni 2020
Kategori : Berita, Biota Eksotis
0
Blacktip Reef Shark, Hiu yang Dilindungi di Raja Ampat

Blacktip reef sharks atau hiu sirip hitam. FOTO: TNC/NATURE.ORG

Darilaut – Hiu sirip hitam atau blacktip reef shark tergolong spesies yang jinak. Banyak orang yang sudah berenang, bermain dan memberi makan hiu jenis ini.

Seperti di perairan Raja Ampat, Provinsi Papua Barat dan Taman Nasional Taka Bone Rate, Sulawesi Selatan. Hiu sirip hitam adalah salah satu destinasi yang menawarkan atraksi wisata berenang dan memberi makan ikan hiu.

Blacktip reef shark sering ditemukan di daerah terumbu karang pada kedalaman 2 hingga 10 meter. Bila muncul ke permukaan, sebagai tanda, yang terlihat sirip punggung (pinnae dorsalis).

Hiu sirip hitam biasanya berenang sendiri atau soliter, terkadang bergerombol dalam kelompok kecil.

Ciri khas utama adalah corak warna hitam pada bagian ujung sirip-siripnya. Corak hitam cukup besar paling tegas terlihat pada ujung atas sirip punggung pertama.

Anggota Dewan Pakar Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (ISKINDO) Dr Christofel Rotinsulu mengatakan, spesies blacktip reef shark dilindungi masih di Kabupaten Raja Ampat saja.

“Semoga bisa diadopsi dalam peraturan gubernur supaya dilindungi di seluruh perairan Provinsi Papua Barat,” ujarnya.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) M Zulficar Mochtar mengatakan, secara nasional belum ada perlindungan khusus terkait blacktip reef shark.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Biota EksotisHiu Sirip HitamKKPRaja Ampat
Bagikan25Tweet15KirimKirim
Previous Post

Rantai Pasok Perikanan dan Tantangan yang Dihadapi Nelayan di Indonesia

Next Post

KKP Meringkus Pelaku Bom Ikan di Morowali, Sulawesi Tengah

Postingan Terkait

Tahun Ini Potensi El Niño Kuat

Kondisi El Niño di Samudra Pasifik

10 Juni 2026
7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

UNG Umumkan Hasil Seleksi Mandiri Prestasi 2026

10 Juni 2026

UNG Seleksi 170 Kandidat Beasiswa ADik 2026

4 Juta Pelajar dan 156 Ribu Guru Terdampak Gempa Sarangani di Mindanao, 1.000 Ruang Kelas Rusak

95 Rumah dan 8 Gedung Mengalami Kerusakan di Sulawesi Utara Akibat Gempa Sarangani di Laut Sulawesi

Jurnalis Beritajatim.com Diduga Mengalami Intimidasi dan Penganiayaan

General Santos Paling Parah Terkena Dampak Gempa Sarangani di Mindanao

Mengapa Gempa Dahsyat Terjadi di Sarangani, Phivolcs: Ada Palung Cotabato dan Patahan Lokal

Next Post
Bom Ikan di Tengah Wabah Virus Corona, 2 Tersangka di Teluk Tomini Anak-anak

KKP Meringkus Pelaku Bom Ikan di Morowali, Sulawesi Tengah

Komentar tentang post

TERBARU

Kondisi El Niño di Samudra Pasifik

UNG Umumkan Hasil Seleksi Mandiri Prestasi 2026

UNG Seleksi 170 Kandidat Beasiswa ADik 2026

4 Juta Pelajar dan 156 Ribu Guru Terdampak Gempa Sarangani di Mindanao, 1.000 Ruang Kelas Rusak

95 Rumah dan 8 Gedung Mengalami Kerusakan di Sulawesi Utara Akibat Gempa Sarangani di Laut Sulawesi

Jurnalis Beritajatim.com Diduga Mengalami Intimidasi dan Penganiayaan

AmsiNews

REKOMENDASI

Cegah Covid-19, AMSI Sulbar dan AJI Mandar Bagikan Tempat Cuci Tangan

Cara Istanbul Merawat Ruang Hijau dan Burung Bermigrasi

Lumba-lumba Mati Terdampar di Pantai Aceh Singkil

Bawa Ratusan Wisatawan Mancanegara, Dua Kapal Pesiar Sandar di Benoa

Anugerah UNG Berdampak 2026, Darilaut.id Peroleh Gold Winner

Pemerintah Diharapkan Menjamin Alat pelindung Diri Tenaga Medis

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.