Minggu, Juni 28, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Keunikan Naga Laut

redaksi
23 Juni 2020
Kategori : Berita, Biota Eksotis, Konservasi
0
Keunikan Naga Laut

Naga Laut atau Weedy Seadragon, Phyllopteryx taeniolatus. FOTO: ROB THYER/Museum Australia

Darilaut – Beberapa spesies biota laut mengusung nama dengan simbol naga, seperti Blue Dragon dan Seadragon.

Darilaut sudah pernah mengulas Blue Dragon beberapa waktu lalu. Kali ini mengenai Weedy Seadragon atau naga laut.

Selain Weedy Seadragon, nama lainnya disebut Common Seadragon dan Lucas Sea-dragon.
Naga Laut telah diidentifikasi oleh Lacepède pada 1804 dengan nama ilmiah Phyllopteryx taeniolatus.

Secara etimologi, Phyllopteryx yang diambil dari bahasa Yunani terbagi dalam dua suku kata phyhllon dan pteryx.

Phyhllon artinya daun, sedangkan pteryx sayap.

Naga Laut ini tidak ditemukan di semua perairan di dunia. Sea dragon adalah spesies endemik Australia, dengan sebaran dari Perth hingga Sidney. Terutama antara Port Stephens di New South Wales dan Geraldton Australia Barat, serta Tasmania.

Ikan berwarna-warni ini mengandalkan kamuflase, seperti halnya Blue Dragon, untuk menghindari predator. Spesies ini memangsa mysids dan krustasea kecil lainnya.

Habitatnya di padang lamun (seagrass), rumput laut (seaweed beds) dan terumbu karang di kedalaman 3 hingga 50 meter.

International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) memasukan spesies ini dalam kategori Risiko Rendah.

Namun, tren populasi naga laut saat ini mengalami penurunan. Phyllopteryx taeniolatus biasanya dieksploitasi untuk akuarium. Ancaman lainnya, karena hilangnya padang lamun dan terumbu karang.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: AustraliaBiota EksotisBlue DragonNaga Laut
Bagikan15Tweet9KirimKirim
Previous Post

AMSI Kaltim yang Pertama Deklarasi Pembentukan Secara Virtual

Next Post

Pemancing yang Hilang di Teluk Jakarta Ditemukan Meninggal Dunia

Postingan Terkait

3000 Kapal dan 20 Ribu Pelaut Terjebak di Wilayah Konflik di Timur Tengah

Jalur Pelayaran Utama di Selat Hormuz Masih Terkontaminasi Ranjau Laut

28 Juni 2026
Testimoni Seorang Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz

PBB Evakuasi 2.500 Pelaut Melewati Selat Hormuz

28 Juni 2026

Temuan Peneliti UNG Penderita Diabetes Tak Terkontrol Bisa Sebabkan Kebutaan

Korban Tewas Gempa Ganda Venezuela 920 Orang, 3.360 Terluka

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

Banyak Ingin Mengoleksi Ikan Raja Laut yang Ditemukan di Perairan Dekat Pulau Siladen

Kemarau Meluas, Hujan Masih Signifikan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Nelayan Pulau Siladen Temukan Ikan Purba Coelacanth Panjang Lebih Dari 1 Meter

Next Post
Pemancing yang Hilang di Teluk Jakarta Ditemukan Meninggal Dunia

Pemancing yang Hilang di Teluk Jakarta Ditemukan Meninggal Dunia

Komentar tentang post

TERBARU

Jalur Pelayaran Utama di Selat Hormuz Masih Terkontaminasi Ranjau Laut

PBB Evakuasi 2.500 Pelaut Melewati Selat Hormuz

Temuan Peneliti UNG Penderita Diabetes Tak Terkontrol Bisa Sebabkan Kebutaan

Korban Tewas Gempa Ganda Venezuela 920 Orang, 3.360 Terluka

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

Banyak Ingin Mengoleksi Ikan Raja Laut yang Ditemukan di Perairan Dekat Pulau Siladen

AmsiNews

REKOMENDASI

6000 Kapal Penangkap Ikan Telah Gunakan E-logbook

Digigit Hiu Pemotong, Paus Berkepala Melon Mati Terdampar di Perairan Buleleng

Nelayan Gorontalo, Minahasa Selatan dan Bantul Hilang Melaut

Bibit Siklon Tropis 99W Terletak di Dekat Kepulauan Nanusa Kabupaten Talaud

Biaya Sebenarnya Akibat Bencana 10 Kali Lebih Tinggi

Pantai Timur Amerika Pasar Utama Udang Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.