Selasa, Juli 28, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Gempa Majene Dipicu Sesar Naik Mamuju

redaksi
16 Januari 2021
Kategori : Berita
0
Gempa Majene Dipicu Sesar Naik Mamuju

BMKG

Darilaut – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menduga gempa Majene, di Sulawesi Barat, dipicu adanya Sesar Naik Mamuju atau Mamuju Thurst.

Menurut BMKG gempabumi tektonik yang mengguncang wilayah Majene merupakan jenis gempa kerak dangkal atau shallow crustal earthquake yang diakibatkan adanya aktivitas sesar aktif.

Hasil analisa ini didapatkan dengan memperhatikan lokasi pusat gempa atau episenter dan kedalaman hiposenter, baik gempa signifikan pertama maupun yang kedua.

Gempabumi yang pertama sebagai pembuka atau foreshock dilaporkan terjadi pada Kamis (14/1) pukul 13.35 WIB dengan Magnitudo 5,9. Episenter 2,99 LS dan 118,89 BT atau di darat pada jarak 4 kilometer (km) arah Barat Laut Majene, di kedalaman 10 km.

Selanjutnya, gempa yang kedua atau mainshock terjadi pada Jumat (15/1) pukul 01.28 WIB dini hari dengan magnitudo 6,2 pada episenter 2,98 LS dan 118,94 BT. Gempa berada di darat pada jarak 6 km arah Timur Laut Majene, di kedalaman 10 km.

Dalam keterangan resmi, Jumat (15/1) BMKG menduga pemicu gempa ini adalah Sesar Naik Mamuju. Hal itu dibuktikan dari hasil analisis mekanisme sumber yang menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan naik atau thurst fault.

Mekanisme sesar naik ini mirip dengan pembangkit gempa Lombok yang terjadi pada 2018, yang mana bidang sesar membentuk kemiringan bidang sesar ke daratan.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BMKGBNPBGempa MajeneSulawesi Barat
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Gempa Majene, 34 Meninggal Dunia

Next Post

Sejarah Gempa Majene

Postingan Terkait

Topan Noul Mendarat di Dekat Pinghai, Pantai Provinsi Guangdong

Ahli Meteorologi Kerahkan Kawanan Drone untuk Mengamati Lintasan Topan Noul di Cina Selatan

28 Juli 2026
Waspada Potensi Cuaca Ekstrem di Indonesia

Aktivitas MJO, Gelombang Rossby Ekuatorial dan Kelvin Mendukung Pembentukan Awan Hujan

28 Juli 2026

El Niño Menguat, BMKG: Waspadai Kekeringan, Karhutla dan Angin Kencang

Potensi Hujan Saat El Niño Menguat

Habitat Ikan Purba Raja Laut Coelacanth di Pulau Talise Akan Diusulkan Sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO

Riset Terbaru Temuan 18 Individu Ikan Purba Raja Laut Coelacanth di Pulau Talise Sulawesi Utara

UNG Siapkan Program Studi Menuju Akreditasi Unggul dan Internasional melalui Kurikulum OBE

Topan Noul Melemah Menjadi Depresi Tropis di Pedalaman Cina

Next Post
Gempa Majene, Sejumlah Bangunan Rusak Parah dan Ribuan Warga Mengungsi

Sejarah Gempa Majene

Komentar tentang post

TERBARU

Ahli Meteorologi Kerahkan Kawanan Drone untuk Mengamati Lintasan Topan Noul di Cina Selatan

Senjakala Elite Nasional Gorontalo

Aktivitas MJO, Gelombang Rossby Ekuatorial dan Kelvin Mendukung Pembentukan Awan Hujan

El Niño Menguat, BMKG: Waspadai Kekeringan, Karhutla dan Angin Kencang

Potensi Hujan Saat El Niño Menguat

Habitat Ikan Purba Raja Laut Coelacanth di Pulau Talise Akan Diusulkan Sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO

AmsiNews

REKOMENDASI

Indeks Kesehatan Mangrove Indonesia Dapat Menjadi Standar Internasional

Tiga Provinsi Dijadikan Proyek Percontohan Manajemen Krisis Kepariwisataan

Pengelolaan Hutan Berkelanjutan

Sosiolog UNG: Perjalanan Demokrasi di Gorontalo Belum Menyejahterakan Masyarakat

Waspada Peningkatan Hujan di Masa Peralihan Musim di Indonesia

Topan Super Noru Akan Mendarat di Filipina, Vietnam dan Thailand

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.