Minggu, September 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Hidup 11 Ribu Tahun, Ini Spesimen Spons Kaca yang Diidentifikasi Tahun 1904

redaksi
18 Agustus 2021
Kategori : Berita, Biota Eksotis
0
Hidup 11 Ribu Tahun, Ini Spesimen Spons Kaca yang Diidentifikasi Tahun 1904

Spons kaca Monorhaphis chuni yang dideskripsikan oleh Franz Eilhard Schulze (1904) dari Institut Zoologi University of Rostock. FOTO: Müller (2007) – Jurnal Cell and Tissue Research

Darilaut – Ketika Jerman melakukan Ekspedisi Laut Dalam pada 1898-1899, salah satu spesimen yang berhasil diperoleh adalah spons kaca.

Berdasarkan hasil penelitian, bunga karang kaca ini dapat hidup 11 ribu tahun.

Spesimen yang diperoleh melalui ekspedisi Valdivia tersebut kemudian diidentifikasi tahun 1904. Ukurannya 45 cm.

Hewan itu terdiri dari basal spikula raksasa. Spesies dengan nama ilmiah Monorhaphis chuni ini pertama kali dideskripsikan oleh Franz Eilhard Schulze dari Institut Zoologi University of Rostock.

Filum Porifera (spons) dibagi menjadi tiga kelas, yaitu, Hexactinellida, Demospongiae dan Calcarea. Dua taksa pertama terdiri dari individu dengan kerangka silika yang terdiri dari spikula, dan anggota takson yang berkapur (kalsium karbonat) dalam elemen rangka.

Menurut Müller, dkk (2007) dalam jurnal Cell and Tissue Research, spons Monorhaphis chuni (Hexactinellida) mengandung silika yang mensintesis struktur biosilika terbesar di bumi.

Pemindaian mikroskop elektron menunjukkan bahwa spikula ini terdiri dari konsentris lamela (lapisan tipis). Terdapat 400 dan 600 lapisan tipis yang telah dihitung dalam satu spikula basal raksasa. Sebuah kanal aksial dengan diameter 2 m terletak di tengah spikula.

Spikula –yang berbentuk seperti jarum atau duri dan mengandung kalsium atau silikon — menampung filamen dan dikelilingi oleh silinder aksial homogen yang padat elektron silika.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: keanekaragaman hayatiSpons KacaSpons Laut
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Monorhaphis chuni, Hewan Purba yang Hidup 11 Ribu Tahun

Next Post

Mengenal Hewan Langka Spons Kaca

Postingan Terkait

Dentuman Gunung Anak Krakatau

Dentuman Gunung Anak Krakatau

6 September 2026
Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

6 September 2026

Aroma Terapi Dari Minyak Atsiri Kulit Jeruk Nipis Dapat Redakan Kecemasan Ibu Hamil

Hurikan Lowell Mendekati Kepulauan Hawaii Sebagai Badai Kategori 4

Letusan Gunung Ibu Tercatat Sebanyak 1486 Kali

Afrika Lebih Besar, PBB: Distorsi Pengecilan Melanggengkan Pandangan Dunia yang Tidak Seimbang

Peta Afrika Tampak Kecil, Tidak Sesuai Ukuran Asli

Gunung Ibu di Halmahera Barat Meletus

Next Post
Mengenal Hewan Langka Spons Kaca

Mengenal Hewan Langka Spons Kaca

Komentar tentang post

TERBARU

Dentuman Gunung Anak Krakatau

Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

Aroma Terapi Dari Minyak Atsiri Kulit Jeruk Nipis Dapat Redakan Kecemasan Ibu Hamil

Hurikan Lowell Mendekati Kepulauan Hawaii Sebagai Badai Kategori 4

Letusan Gunung Ibu Tercatat Sebanyak 1486 Kali

Afrika Lebih Besar, PBB: Distorsi Pengecilan Melanggengkan Pandangan Dunia yang Tidak Seimbang

AmsiNews

REKOMENDASI

WHO: COVID-19 Bukan Lagi Darurat Kesehatan Global

4 Bakal Paslon Mendaftar di KPU Kabupaten Gorontalo

Kondisi Cuaca di Berbagai Wilayah Indonesia Dinamis dan Berpotensi Ekstrem

Butuh Kepedulian Semua Orang untuk Kurangi Kasus Virus Corona

Siklon Tropis Urmil Berada di Perairan Terbuka Samudra Pasifik Selatan

Matriks Risiko Angin dan Gelombang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.